Rekor! Angka Kematian DBD di Indonesia Turun ke 0,4 Persen, Target Nol Kematian 2030 Kian Nyata
Selasa, 17 Februari 2026 - 06:30 WIB
Demam berdarah rawan menyerang anak-anak. Foto: HealthHub
JAKARTA - Di tengah tantangan perubahan iklim yang memicu lonjakan kasus demam berdarah di berbagai belahan dunia, Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya penyelamatan nyawa.
Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK), Asnawi mengatakan Indonesia telah menunjukkan ketangguhan yang luar biasa dalam manajemen klinis penyakit dengue. Meski penyakit ini masih menyebar, kualitas penanganan medis dan peran aktif masyarakat terbukti mampu mencegah dampak yang lebih fatal bagi para pasien.
Case Fatality Rate (CFR) atau jumlah orang yang meninggal karena sakit-pada kasus Demam Berdarah Dengue menurun secara konsisten dari 0,9% pada tahun 2021, menjadi rekor terendah sebesar 0,4% pada tahun 2025.
Baca Juga : Anak-Anak Rentan Terjangkit DBD di Musim Hujan, IDAI Sarankan Segera Vaksin
Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK), Asnawi mengatakan Indonesia telah menunjukkan ketangguhan yang luar biasa dalam manajemen klinis penyakit dengue. Meski penyakit ini masih menyebar, kualitas penanganan medis dan peran aktif masyarakat terbukti mampu mencegah dampak yang lebih fatal bagi para pasien.
Case Fatality Rate (CFR) atau jumlah orang yang meninggal karena sakit-pada kasus Demam Berdarah Dengue menurun secara konsisten dari 0,9% pada tahun 2021, menjadi rekor terendah sebesar 0,4% pada tahun 2025.
Baca Juga : Anak-Anak Rentan Terjangkit DBD di Musim Hujan, IDAI Sarankan Segera Vaksin
Lihat Juga :