Kasus Sirosis di Indonesia Tinggi, Wamenkes: Transplantasi Hati Jadi Solusi Utama

Jum'at, 10 April 2026 - 20:16 WIB
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengatakan prosedur transplantasi bisa menjadi harapan hidup bagi pasien. Foto: Annastasya Rizqa
JAKARTA - Penyakit hati masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius di dunia, termasuk di Indonesia. Kondisi seperti sirosis, gagal hati, hingga kanker hati sering kali datang tanpa gejala awal yang jelas dan baru terdeteksi saat sudah parah.

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengatakan prosedur transplantasi bisa menjadi harapan hidup bagi pasien karena memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi.



“Transplantasi ini penting karena beberapa penyakit yang ada itu terapi definitifnya atau terapi terakhirnya atau terapi satu-satunya untuk menyelamatkan hidupnya adalah dengan melakukan transplantasi,” ungkap Dante di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (10/4/2026).

Baca Juga : 3 Kebiasaan Buruk Penyebab Abses Hati, Salah Satunya Konsumsi Alkohol

Wamen Dante menjelas beberapa kasus cirosis hepatis di Indonesia memiliki angka kematian yang tinggi. Tindakan transplantasi ini pun dapat menjadi penolong bagi para pasien.

“Sirosis hepatis atau cirosis hati ini menemati ulutan ketiga kematian terbesar di Indonesia. Dan kebanyakan karena infeksi hepatitis B,” papar Wamen Dante.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!