Waspada Penipuan Digital di Balik Kemudahan Kurban Online

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:24 WIB
Menjelang Iduladha, masyarakat kini semakin dimudahkan dalam menyalurkan kurban melalui berbagai platform digital. Foto/ist
JAKARTA - Menjelang Iduladha, masyarakat kini semakin dimudahkan dalam menyalurkan kurban melalui berbagai platform digital. Namun, di balik kemudahan tersebut, masyarakat juga perlu mewaspadai maraknya penyalur kurban fiktif dan berbagai modus penipuan digital yang memanfaatkan tingginya aktivitas transaksi di momen hari raya ini. Melihat kondisi ini, VIDA sebagai perusahaan penyedia identitas digital dan fraud prevention membagikan sejumlah tips agar masyarakat dapat berkurban dengan aman dan nyaman.

“Iduladha menjadi momen ketika masyarakat berlomba-lomba menebar kebaikan salah satunya melalui kurban dan sedekah. Di saat yang sama, aktivitas transaksi digital juga meningkat. Karena itu, penting untuk lebih cermat memeriksa setiap transaksi dan tidak terburu-buru mengklik tautan yang mencurigakan. Kewaspadaan sederhana dapat menjadi langkah penting untuk melindungi diri dari penipuan digital, khususnya dalam transaksi kurban online,” ujar Niki Luhur, Founder dan Group CEO VIDA.



Data dari Whitepaper VIDA 2026 SEA Digital Identity Fraud Outlook menunjukkan bahwa serangan fraud kini semakin terorganisasi dan terus berkembang. Pelaku kerap menggabungkan berbagai metode sekaligus dalam satu serangan, mulai dari deepfake, social engineering, hingga account takeover. Kondisi ini membuat semakin banyak titik rawan dalam setiap aktivitas digital yang dilakukan masyarakat, termasuk saat melakukan transaksi kurban.

Untuk membantu masyarakat terhindar dari penipuan digital menjelang Iduladha, VIDA membagikan beberapa tips agar transaksi kurban online dapat dilakukan dengan lebih aman:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!