RSUD Tobelo Perluas Akses Layanan Jantung Anak, Didukung Alat Echocardiography Bantuan NHM

Jum'at, 03 Juli 2026 - 13:30 WIB
RSUD Tobelo perluas akses layanan jantung anak, didukung alat echocardiography bantuan NHM
RSUD Tobelo terus memperkuat layanan kesehatan spesialistik bagi masyarakat Maluku Utara melalui pengembangan layanan jantung anak. Dengan mulai beroperasinya alat Echocardiography (USG Jantung Anak/Bayi), rumah sakit tersebut kini berhasil melaksanakan serangkaian tindakan kateterisasi intervensi pada pasien jantung anak yang sebelumnya hanya dapat dilakukan di rumah sakit rujukan di luar daerah.

Peningkatan layanan ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses pelayanan jantung anak yang lebih dekat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Halmahera Utara maupun wilayah sekitarnya. Bagi banyak keluarga, kehadiran layanan ini memberikan harapan baru karena anak-anak dapat memperoleh penanganan medis yang lebih cepat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar Maluku Utara.



Salah satu dukungan yang turut melengkapi kesiapan layanan tersebut adalah tersedianya alat Echocardiography melalui program NHM Peduli, yang diprakarsai Presiden Direktur PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Haji Robert Nitiyudo Wachjo. Alat tersebut kini dimanfaatkan oleh tim medis RSUD Tobelo untuk membantu pemeriksaan dan tindakan intervensi jantung anak dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.

Pada 23–24 Juni 2026, tim medis RSUD Tobelo berhasil melaksanakan tindakan terhadap enam pasien anak. Pemanfaatan alat Echocardiography membantu dokter memperoleh visualisasi struktur jantung secara lebih akurat selama prosedur berlangsung, sehingga mendukung pengambilan keputusan medis secara tepat. Capaian ini sekaligus menandai semakin berkembangnya kemampuan layanan jantung anak di RSUD Tobelo.

Dokter operator yang menangani pasien, dr. Felix Gunarso, Sp.A (Subsp. Kardio), menjelaskan bahwa alat tersebut digunakan melalui pendekatan transesofageal (melalui kerongkongan) sehingga memungkinkan tim medis melihat struktur jantung secara lebih detail hingga tingkat milimeter selama tindakan berlangsung.

“Setelah penantian yang lama, akhirnya tindakan penutupan lubang jantung bisa dilakukan. Kondisi pasien selama tindakan aman dan stabil, alat yang terpasang pun stabil. Ini adalah kemajuan besar bagi tim Cathlab dan Anestesi kami," ujar dr. Felix.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!