Sebelum Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Juga Pernah Didatangi Dukcapil karena Kontennya
Kamis, 16 Juli 2026 - 16:55 WIB
Mega Salsabillah. Foto: Instagram
JAKARTA - Komika Mega Salsabillah tengah menjadi sorotan setelah rumahnya didatangi pihak kepolisian Polda Metro Jaya pada pukul 03.00 WIB pagi. Namun, kejadian itu rupanya bukan yang pertama kali dialami sang komika.
Kejadian pertama dialami Mega saat ia menyindir birokrasi di Kabupaten Tangerang. Kala itu, Mega menyebut mengurus dokumen kependudukan sangat berbelit hingga harus memakan waktu lama.
"Yang pertama pernah didatengin Dukcapil gara-gara konten satir juga, ngomong kalau ngurus birokrasi di Kabupaten Tangerang tuh harus minimal izin kerja seminggu. Karena sehari belum tentu kelar, diputar-putar dulu," kata Mega saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Baca Juga : Gara-gara Konten Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Didatangi Polisi Jam 3 Pagi
Meski sudah dua kali didatangi petugas karena kontennya yang tajam dan yeleneh, Mega mengaku tidak kapok. Ia merasa tidak ada masalah dengan caranya berkomedi selama tujuannya untuk membangin kritik lewat konten satir.
"Enggak masalah, cuma kemarin dititip pesan sama Bapak-bapak dari Polda, kalau bisa dikasih tahulah kalau itu konten gitu. Biar orang enggak menelan mentah-mentah," tuturnya.
Kejadian pertama dialami Mega saat ia menyindir birokrasi di Kabupaten Tangerang. Kala itu, Mega menyebut mengurus dokumen kependudukan sangat berbelit hingga harus memakan waktu lama.
"Yang pertama pernah didatengin Dukcapil gara-gara konten satir juga, ngomong kalau ngurus birokrasi di Kabupaten Tangerang tuh harus minimal izin kerja seminggu. Karena sehari belum tentu kelar, diputar-putar dulu," kata Mega saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Baca Juga : Gara-gara Konten Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Didatangi Polisi Jam 3 Pagi
Meski sudah dua kali didatangi petugas karena kontennya yang tajam dan yeleneh, Mega mengaku tidak kapok. Ia merasa tidak ada masalah dengan caranya berkomedi selama tujuannya untuk membangin kritik lewat konten satir.
"Enggak masalah, cuma kemarin dititip pesan sama Bapak-bapak dari Polda, kalau bisa dikasih tahulah kalau itu konten gitu. Biar orang enggak menelan mentah-mentah," tuturnya.
Lihat Juga :