Data CKG 2026: Penyakit Jantung Bawaan Ancam Bayi Baru Lahir, Karies Gigi Meningkat

Jum'at, 17 Juli 2026 - 15:41 WIB
Suasana program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (10/2/2025). Foto/Dok/Arif Julianto.
JAKARTA - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG ) yang diinisiasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap fakta mengejutkan sepanjang semester pertama tahun 2026. Angka prevalensi penyakit jantung bawaan kritis tercatat cukup tinggi pada kelompok usia bayi.

Hingga 5 Juli 2026, tercatat sudah ada 59,6 juta masyarakat yang berpartisipasi dalam program CKG. Dari hasil skrining massal tersebut, Kemenkes memetakan berbagai masalah kesehatan yang jamak dialami masyarakat berdasarkan kelompok usia, mulai dari bayi, anak sekolah, hingga usia remaja.



Baca juga: Dukung Program Pemerintah, Cek Kesehatan Segitiga Telah Jangkau 15.000 Masyarakat

Berdasarkan data per 28 Juni 2026, penyakit jantung bawaan kritis menjadi salah satu ancaman dengan prevalensi yang cukup tinggi pada kelompok bayi baru lahir.

Dari 490.000 bayi yang telah menjalani enam metode skrining, sebanyak 4,3 persen atau sekitar 20.946 bayi tercatat berpotensi mengalami indikasi kelainan. Sehingga, harus segera mendapatkan pemeriksaan lanjutan demi memastikan kondisinya.

Sementara itu, peta masalah kesehatan bergeser seiring bertambahnya usia anak. Pada kelompok SD, paling banyak ditemukan masalah karies gigi, hipertensi, gangguan status gizi, serta gangguan indera pendengaran dan penglihatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!