DBD Tak Lagi Penyakit Musiman, Ahli Minta Pencegahan Dengue Sepanjang Tahun
Selasa, 21 Juli 2026 - 06:30 WIB
Demam berdarah dengue kini bisa menyerang kapan saja tak mengenal musim. Foto: Ilustrasi/Healthday
JAKARTA - Demam berdarah dengue (DBD) selama ini identik dengan musim hujan. Namun, para ahli mengingatkan bahwa penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti itu kini tidak bisa sekadar dianggap sebagai penyakit musiman.
Dalam studi terbatu Jakarta Dengue Forum yang dikutip dari rilis resmi Takeda, disebutkan bahwa risiko penularan dengue di Indonesia dapat terjadi sepanjang tahun. Itu mengapa upaya pencegahan perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), mengatakan besarnya dampak dengue terhadap kesehatan masyarakat menunjukkan bahwa penyakit ini masih menjadi ancaman serius.
Baca Juga : Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Dalam studi terbatu Jakarta Dengue Forum yang dikutip dari rilis resmi Takeda, disebutkan bahwa risiko penularan dengue di Indonesia dapat terjadi sepanjang tahun. Itu mengapa upaya pencegahan perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), mengatakan besarnya dampak dengue terhadap kesehatan masyarakat menunjukkan bahwa penyakit ini masih menjadi ancaman serius.
Baca Juga : Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Lihat Juga :