Longchamp Persembahkan Dokumenter Mini Behind the Curtain
Jum'at, 25 September 2020 - 18:00 WIB
Behind the Curtain menayangkan mini documenter berdurasi 6 menit yang membingkai sisi glamor dan emosi Fashion Week 2020. Foto/Dok Longchamp
JAKARTA - New York Fashion Week selalu menjadi tempat brand fashion memperkenalkan koleksi baru. Hal tersebut dilakukan Longchamp yang menyalurkan dan mengeksplorasi energi serta antusiasme pada Maison’s Fall Winter 2020 di ajang New York Fashion Week dalam "Behind the Curtain". Ini adalah tayangan dokumenter mini yang digarap sutradara Hugo Jozwicki dan diproduksi oleh digital creative studio asal Prancis, Bureau Future.
"Behind the Curtain" menayangkan mini documenter berdurasi 6 menit yang membingkai sisi glamor dan emosi Fashion Week 2020. Tayangan ini bisa disaksikan melalui media sosial Longchamp dan www.longchamp.com sejak 14 September 2020. (Baca Juga: Bally Rilis Koleksi Ikonik 1851 Hardware )
Tayangan "Behind the Curtain" dibuka dengan cuplikan Creative Director Sophie Delafontaine dan tim produksinya yang sedang melakukan beberapa persiapan seperti casting dan fitting di Root Studio, New York, pada 4-7 Februari lalu. Kaia Gerber, Achenrin Madit, Mathilde Henning, dan beberapa nama model top dunia berjalan di runway imajiner dengan koleksi boots selutut nan memukau yang dihiasi rantai metal pendek dan tebal.
Lila Grace, putri muse Longchamp Kate Moss, terlihat berkunjung ke studio dan disambut pelukan hangat Sophie Delafontaine, yang telah mengenalnya sejak kecil. Suede pinafore kulit berwarna hitam dengan turtleneck rajut tebal berwarna krem membuat dirinya terlihat memukau dari sisi depan.
Tiba saat show day yang dihelat pada 8 Februari pagi, kamera menyorot staf yang membawa pakaian yang baru tiba dan para model yang mulai berdatangan. Saat itu, mentari bersinar dengan cerah tepat di atas venue show Hudson Commons di 441 Ninth Avenue yang berseberangan dengan kantor pusat majalah The New Yorker.
Pergelaran dibuka saat model asal Italia, Vittoria Ceretti, berjalan di runway. Para model bergantian menampilkan look ala '70-an nan menakjubkan. Mulai jaket bomber dengan shearling collar yang dilengkapi bulu-bulu binatang di beberapa bagian, celana leather short and long yang chic, serta flirty dress dengan ragam warna beige, terracotta, hijau keabu-abuan, merah dan hitam. Ditambah dengan latar belakang gedung-gedung pencakar langit Manhattan yang terlihat sangat spektakuler.
"Behind the Curtain" menayangkan mini documenter berdurasi 6 menit yang membingkai sisi glamor dan emosi Fashion Week 2020. Tayangan ini bisa disaksikan melalui media sosial Longchamp dan www.longchamp.com sejak 14 September 2020. (Baca Juga: Bally Rilis Koleksi Ikonik 1851 Hardware )
Tayangan "Behind the Curtain" dibuka dengan cuplikan Creative Director Sophie Delafontaine dan tim produksinya yang sedang melakukan beberapa persiapan seperti casting dan fitting di Root Studio, New York, pada 4-7 Februari lalu. Kaia Gerber, Achenrin Madit, Mathilde Henning, dan beberapa nama model top dunia berjalan di runway imajiner dengan koleksi boots selutut nan memukau yang dihiasi rantai metal pendek dan tebal.
Lila Grace, putri muse Longchamp Kate Moss, terlihat berkunjung ke studio dan disambut pelukan hangat Sophie Delafontaine, yang telah mengenalnya sejak kecil. Suede pinafore kulit berwarna hitam dengan turtleneck rajut tebal berwarna krem membuat dirinya terlihat memukau dari sisi depan.
Tiba saat show day yang dihelat pada 8 Februari pagi, kamera menyorot staf yang membawa pakaian yang baru tiba dan para model yang mulai berdatangan. Saat itu, mentari bersinar dengan cerah tepat di atas venue show Hudson Commons di 441 Ninth Avenue yang berseberangan dengan kantor pusat majalah The New Yorker.
Pergelaran dibuka saat model asal Italia, Vittoria Ceretti, berjalan di runway. Para model bergantian menampilkan look ala '70-an nan menakjubkan. Mulai jaket bomber dengan shearling collar yang dilengkapi bulu-bulu binatang di beberapa bagian, celana leather short and long yang chic, serta flirty dress dengan ragam warna beige, terracotta, hijau keabu-abuan, merah dan hitam. Ditambah dengan latar belakang gedung-gedung pencakar langit Manhattan yang terlihat sangat spektakuler.
Lihat Juga :