Penelitian Ungkap Berdiri Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Minggu, 06 Desember 2020 - 16:23 WIB
Berdiri selama enam jam sehari dapat mencegah penambahan berat badan. Foto Ilustrasi/Getty Images
JAKARTA - Sebuah studi baru yang diterbitkan di European Journal of Preventive Cardiology 1 menemukan bahwa berdiri selama enam jam sehari dapat mencegah penambahan berat badan dan membantu orang untuk benar-benar menurunkan berat badan.

Menurut laman Science Daily, duduk lama telah dikaitkan dengan epidemi obesitas, penyakit kardiovaskular, dan diabetes. Orang Eropa duduk hingga tujuh jam sehari, dan bahkan orang yang aktif secara fisik dapat menghabiskan sebagian besar waktunya di kursi.



(Baca Juga: Buah Blueberry Bisa Membuat Kulit Sehat dan Cantik )

Makalah ini meneliti apakah berdiri membakar lebih banyak kalori daripada duduk. Para peneliti menganalisis hasil dari total 46 studi dengan 1.184 peserta secara keseluruhan. Peserta rata-rata berusia 33 tahun, 60% adalah laki-laki, dan indeks massa tubuh rata-rata serta berat badan sebanyak 24 kg/m2 dan 65 kg, masing-masing.

Para peneliti menemukan bahwa berdiri membakar 0,15 kkal per menit lebih banyak daripada duduk. Dengan mengganti berdiri dengan duduk selama enam jam sehari, orang seberat 65 kg akan mengeluarkan 54 kkal ekstra sehari. Dengan asumsi tidak ada peningkatan asupan makanan, itu sama dengan 2,5 kg dalam satu tahun dan 10 kg dalam empat tahun.

"Berdiri tidak hanya membakar lebih banyak kalori , aktivitas otot tambahan terkait dengan tingkat yang lebih rendah dari serangan jantung, stroke, dan diabetes, jadi manfaat berdiri bisa melampaui pengendalian berat badan," kata penulis senior Profesor Francisco Lopez-Jimenez, Kepala Kardiologi Pencegahan di Klinik Mayo, di Rochester, AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!