Filosofi Album 20:20 Fiersa Besari
Selasa, 15 Desember 2020 - 22:48 WIB
Fiersa Besari mengejutkan fans dengan album baru 20:20, setelah sebelumnya sukses dengan album 11:11, Tempat Aku Pulanng, dan Konspirasi Alam Semesta. Foto/Istimewa.
BANDUNG - Fiersa Besari mengejutkan penggemarnya dengan merilis album baru bertajuk 20:20 pada Kamis (31/12), setelah sebelumnya dia sukses dengan album 11:11 yang dirilis pada 2012, Tempat Aku Pulang (2014), dan Konspirasi Alam Semesta (2015).
Mirip dengan album 11:11 yang memiliki makna di balik angka tersebut. Album 20:20 pun demikian. Angka 20:20 memiliki filosofi 2020 sebagai tahun perilisan album teranyarnya. Di sisi lain, jika 20 ditambah 20 menghasilkan angka 40, maka angka 4 menandakan album ke-4. (Baca juga: V BTS Nggak Sabar Pengin Rilis Mixtape )
Menariknya lagi, album ini berisi 16 lagu, terdiri dari 12 lagu lama dan 4 lagu baru, yakni Daftar Orang Hilang, Kamu, Melawan Hati, dan Namamu. Namun demikian, sebenarnya 4 tembang itu sudah lama ditulis Fiersa, tetapi baru dilakukan proses rekaman di tahun ini sehingga menjadi begitu unik lantaran dirinya dipaksa mengingat kembali barisan-barisan nada dalam ingatannya. “Merawat ingatan memang mahal,” kata Fiersa.
Lagu baru pertama yang siapkan berjudul Daftar Orang Hilang. Lagu ini menceritakan para aktivis dan demonstran yang hilang entah ke mana. “Dan meskipun fisik mereka tak terlihat tapi perjuangannya akan terus diwariskan. Tak akan padam walau dibungkam,” tuturnya.
Mirip dengan album 11:11 yang memiliki makna di balik angka tersebut. Album 20:20 pun demikian. Angka 20:20 memiliki filosofi 2020 sebagai tahun perilisan album teranyarnya. Di sisi lain, jika 20 ditambah 20 menghasilkan angka 40, maka angka 4 menandakan album ke-4. (Baca juga: V BTS Nggak Sabar Pengin Rilis Mixtape )
Menariknya lagi, album ini berisi 16 lagu, terdiri dari 12 lagu lama dan 4 lagu baru, yakni Daftar Orang Hilang, Kamu, Melawan Hati, dan Namamu. Namun demikian, sebenarnya 4 tembang itu sudah lama ditulis Fiersa, tetapi baru dilakukan proses rekaman di tahun ini sehingga menjadi begitu unik lantaran dirinya dipaksa mengingat kembali barisan-barisan nada dalam ingatannya. “Merawat ingatan memang mahal,” kata Fiersa.
Lagu baru pertama yang siapkan berjudul Daftar Orang Hilang. Lagu ini menceritakan para aktivis dan demonstran yang hilang entah ke mana. “Dan meskipun fisik mereka tak terlihat tapi perjuangannya akan terus diwariskan. Tak akan padam walau dibungkam,” tuturnya.
Lihat Juga :