Makna Lagu 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata' yang Jadi Titik Balik Perjalanan Hidup Chrisye
Kamis, 25 Februari 2021 - 14:28 WIB
Foto/MNC Media
JAKARTA - Nama besar Chrisye sebagai legenda dan maestro musik Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Oleh karenanya, sebagai penghargaan kepada sang legenda yang turut serta mengembangkan industri musik Tanah Air, film berjudul ‘Chrisye’ dibuat serta dirilis pada 7 Desember 2017.
Film ini diproduksi oleh MNC Pictures dan Vito Global Visi, serta disutradarai oleh Rizal Mantovani dan naskahnya ditulis oleh Damayanti Noor.
Film ini mengangkat kisah perjalanan hidup Chrisye yang diperankan oleh Vino G Bastian (Chrisye), Velove Vexia (Damayanti Noor), Dwi Sasono (Guruh Soekarno Putra), Teuku Rifnu Wikana (Gauri Nasution), dan Verdi Solaiman (A Ciu), serta berlatar belakang tahun 60-an hingga ia menutup usia pada 2007.
Ketika masih remaja, musisi kelahiran 16 September 1949 ini memiliki ketertarikan pada dunia musik. Akan tetapi ayahnya menginginkan ia agar menjadi insinyur. Walaupun Chrisye ditentang oleh ayahnya, secara diam-diam ia mendalami musik tanpa sepengetahuan ayah.
Musisi yang lahir dengan nama Christian Rahadi ini berhasil membuktikan kesuksesannya dengan karya yang ia ciptakan. Salah satu album Chrisye, “Aku Cinta Dia” sempat populer. Meskipun sudah sukses, Chrisye masih merasa gelisah dengan pencapaian yang ia miliki.
Chrisye memulai kariernya di dunia musik bersama band Gipsy. Jadwal manggung band mulai padat dan membuat Chrisye hampir beberapa kali mengundurkan diri dari kuliah. Ketika itu, Chrisye belum sepenuhnya terbuka dengan sang ayah yang menginginkannya menjadi insinyur. Namun pada akhirnya, ayah memberikan dukungan penuh. Terlebih lagi, Chrisye juga terus membuktikan karyanya dalam dunia musik.
Film ini diproduksi oleh MNC Pictures dan Vito Global Visi, serta disutradarai oleh Rizal Mantovani dan naskahnya ditulis oleh Damayanti Noor.
Film ini mengangkat kisah perjalanan hidup Chrisye yang diperankan oleh Vino G Bastian (Chrisye), Velove Vexia (Damayanti Noor), Dwi Sasono (Guruh Soekarno Putra), Teuku Rifnu Wikana (Gauri Nasution), dan Verdi Solaiman (A Ciu), serta berlatar belakang tahun 60-an hingga ia menutup usia pada 2007.
Ketika masih remaja, musisi kelahiran 16 September 1949 ini memiliki ketertarikan pada dunia musik. Akan tetapi ayahnya menginginkan ia agar menjadi insinyur. Walaupun Chrisye ditentang oleh ayahnya, secara diam-diam ia mendalami musik tanpa sepengetahuan ayah.
Musisi yang lahir dengan nama Christian Rahadi ini berhasil membuktikan kesuksesannya dengan karya yang ia ciptakan. Salah satu album Chrisye, “Aku Cinta Dia” sempat populer. Meskipun sudah sukses, Chrisye masih merasa gelisah dengan pencapaian yang ia miliki.
Chrisye memulai kariernya di dunia musik bersama band Gipsy. Jadwal manggung band mulai padat dan membuat Chrisye hampir beberapa kali mengundurkan diri dari kuliah. Ketika itu, Chrisye belum sepenuhnya terbuka dengan sang ayah yang menginginkannya menjadi insinyur. Namun pada akhirnya, ayah memberikan dukungan penuh. Terlebih lagi, Chrisye juga terus membuktikan karyanya dalam dunia musik.
Lihat Juga :