3 Kelompok Orang yang Punya Risiko Tertinggi Sebarkan COVID-19
Minggu, 07 Maret 2021 - 21:50 WIB
Orang dewasa muda dapat bertindak sebagai penyebar asimtomatik atau diam-diam. Foto Ilustrasi/Eehealth.org
JAKARTA - COVID-19 menular dari satu orang ke orang lain melalui tetesan pernapasan yang terkumpul di permukaan, yang kemudian menyebar ketika seseorang menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu menyentuh mulut, hidung, atau mata. Virus corona juga dapat menyebar melalui udara jika orang yang terinfeksi di sekitar Anda bersin atau batuk.
Meskipun sangat mudah bagi siapa saja untuk menyebarkan virus corona, dan sama mudahnya bagi seseorang untuk tertular virus, selama pandemi terlihat bahwa hanya sedikit orang atau kategori orang yang bertanggung jawab atas penyebaran masif virus COVID-19.
Baca Juga: Kemenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia Tak Sebabkan KIPI Berat
Sederhananya, beberapa orang menyebarkan virus hanya ke beberapa, ada orang lain yang berisiko menginfeksi kelompok besar, atau menyebarkan virus di tingkat komunitas. Inilah yang oleh para ilmuwan didefinisikan sebagai penyebar supervirus atau pemancar superinfeksi.
Meskipun apa yang sebenarnya membuat seseorang menjadi penyebar super belum diselidiki, namun ahli epidemiologi percaya cara penyebaran virus atau patogen dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Seperti bentuk tubuh dan perilaku tertentu, seperti berbicara keras atau bernapas dengan cepat, memiliki peran utama dalam menyebarkan penyakit.
Meskipun sangat mudah bagi siapa saja untuk menyebarkan virus corona, dan sama mudahnya bagi seseorang untuk tertular virus, selama pandemi terlihat bahwa hanya sedikit orang atau kategori orang yang bertanggung jawab atas penyebaran masif virus COVID-19.
Baca Juga: Kemenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia Tak Sebabkan KIPI Berat
Sederhananya, beberapa orang menyebarkan virus hanya ke beberapa, ada orang lain yang berisiko menginfeksi kelompok besar, atau menyebarkan virus di tingkat komunitas. Inilah yang oleh para ilmuwan didefinisikan sebagai penyebar supervirus atau pemancar superinfeksi.
Meskipun apa yang sebenarnya membuat seseorang menjadi penyebar super belum diselidiki, namun ahli epidemiologi percaya cara penyebaran virus atau patogen dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Seperti bentuk tubuh dan perilaku tertentu, seperti berbicara keras atau bernapas dengan cepat, memiliki peran utama dalam menyebarkan penyakit.
Lihat Juga :