Wajah Baru AHY di Ramadhan, Selengkapnya di Ngobrol Bareng Gus Miftah Malam Ini
Jum'at, 23 April 2021 - 18:47 WIB
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh maaf dan ampunan, namun terkait para kader yang membelot AHY menyatakan akan memaafkan, namun tidak melupakan. / Foto: ist
JAKARTA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menolak hasil kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, 31 Maret lalu. Menkumham Yasonna Laoly mengatakan, penolakan dilakukan menyusul tidak terpenuhinya syarat administratif KLB.
Baca juga: Vision+ Originals Sumber Rezeki: Munculnya Tantangan Terbaru Squad Bang Pen dan Sky
"Lebih lega.." itulah kalimat yang terucap dari mulut Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, sewaktu Gus Miftah mengomentari penampilannya yang tampak lebih segar dan ceria, saat AHY hadir di Ngobrol Bareng Gus Miftah .
Tak dapat dimungkiri, kekisruhan yang terjadi dalam Partai Demokrat beberapa bulan belakangan tampaknya menjadi pukulan berat bagi AHY dan Partai Demokrat.
"Dua bulan kemarin ujian yang partai demokrat hadapi cukup berat, karena ancaman terhadap kedaulatan, kehormatan, eksistensi partai itu nyata," ujar AHY.
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh maaf dan ampunan, namun terkait para kader yang membelot AHY menyatakan akan memaafkan, namun tidak melupakan. "Selalu ada pintu maaf, Allah SWT pun selalu memaafkan siapapun yang berbuat salah tentu kita harus saling memaafkan. Tapi memaafkan tapi tidak harus sama dengan melupakan."
Baca juga: Vision+ Originals Sumber Rezeki: Munculnya Tantangan Terbaru Squad Bang Pen dan Sky
"Lebih lega.." itulah kalimat yang terucap dari mulut Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, sewaktu Gus Miftah mengomentari penampilannya yang tampak lebih segar dan ceria, saat AHY hadir di Ngobrol Bareng Gus Miftah .
Tak dapat dimungkiri, kekisruhan yang terjadi dalam Partai Demokrat beberapa bulan belakangan tampaknya menjadi pukulan berat bagi AHY dan Partai Demokrat.
"Dua bulan kemarin ujian yang partai demokrat hadapi cukup berat, karena ancaman terhadap kedaulatan, kehormatan, eksistensi partai itu nyata," ujar AHY.
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh maaf dan ampunan, namun terkait para kader yang membelot AHY menyatakan akan memaafkan, namun tidak melupakan. "Selalu ada pintu maaf, Allah SWT pun selalu memaafkan siapapun yang berbuat salah tentu kita harus saling memaafkan. Tapi memaafkan tapi tidak harus sama dengan melupakan."
Lihat Juga :