Mengenal Luna 2, Wahana Antariksa Pertama yang Mendarat di Bulan

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:00 WIB
Luna 2 jadi wahana antariksa pertama yang mendarat di Bulan, meskipun tanpa awak. Foto/India Today
JAKARTA - Keindahan benda-benda langit memicu hasrat penjelajahan manusia untuk terbang ke angkasa, meneliti benda-benda yang seolah menanti untuk diungkap kemisteriusannya.

Lalu siapa yang mengawali Ide untuk menjelajah antariksa? Mengutip Air Space Magazine, dialah Robert Goddard, seorang insinyur profesor dan fisikawan yang dipercaya menciptakan dan membangun roket berbahan bakar cairan pertama di dunia. Ia juga mulai membangun alat yang bisa digunakan ke Mars.



Tidak bisa dimungkiri perang dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet menjadi salah satu faktor yang mempercepat penjelajahan antariksa, kerap disebut dengan istilah space race.



Foto: Air Space Magazine

Berlomba-lomba menjelajah antariksa dimulai dari satelit tanpa awak Sputnik I yang diluncurkan 1957. Hingga yang paling terkenal ialah Apollo II dan squad Neil Armstrong yang mampu mendaratkan manusia di Bulan pertama kali pada 20 Juli 1969.

Di antara kita mungkin banyak yang belum mengetahuinya bahwa sebenarnya pendaratan di Bulan pertama bukan dilakukan oleh Apollo II, melainkan oleh Luna 2 milik Uni Soviet.

Memang, Luna 2 adalah wahana antariksa tanpa awak. Tapi tetap aja, Luna 2 yang pertama kali mendarat di Bulan. Nah, baru beberapa bulan berikutnya diikuti oleh Surveyor I milik Amerika Serikat.

Sebelumnya, Uni Soviet meluncurkan Luna 1 pada 2 Januari 1959. Luna I bertujuan mengukur suhu dan tekanan di dalam wahana ketika meluncur ke angkasa, mempelajari komponen gas dari materi antarplanet dan radiasi sel surya.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!