10 Karakter Utama Attack on Titan Diukur dari Kedewasaannya

Jum'at, 12 November 2021 - 20:00 WIB
Perilaku kasar Annie dan karakternya yang sangat penyendiri berasal dari pengalamannya sebagai Prajurit Marleyan dan keinginannya untuk bertemu lagi dengan ayahnya. Dia sangat logis jika terkait misinya. Ini menjelaskan mengapa dia punya akses ke Titan Wanita. Sayang, reaksi pertama Annie terhadap teki teki yang sepertinya tidak terpecahkan membuatnya masuk ke penghalang yang tidak bisa dipecahkan, baik secara emosional dan harafiah dalam bentuk kristal Titan.

7. Reiner Braun



Reiner mendapatkan posisinya sebagai Attack Titan hanya karena Marcel meyakinkan otoritas Marleyan kalau adiknya, Porco, tidak bisa menjadi pengubah yang cocok. Setelah hal itu terungkap, tak lama kemudian, Marcel mengembuskan napas terakhir. Ini mendorong Reiner ke pusaran rasa bersalah dan membenci dirinya sendiri.

Dia butuh waktu bertahun-tahun untuk bangkit dari rasa tersebut. Akibatnya, aksinya di Paradis tidak konsisten secara psikologis. Kebenaran yang diyakini Reiner sepertinya berubah seiring gelombang, yang membuktikan kalau dia tidak benar-benar tahu apa yang dia lakukan atau yang dia diperjuangkan.

6. Jean Kirschtein



Meskipun Jean ingin semua orang percaya kalau dia adalah seorang pria egois yang ingin masuk Polisi Militer demi uang dan keamanan yang diberikan pekerjaan itu, dia aslinya adalah salah satu karakter yang loyal di Attack on Titan. Jean langsung tidak suka Eren karena filosofi optimistisnya membuatnya gugup. Permusuhan mereka bahkan berubah menjadi sebuah perkelahian. Meski begitu, Jean tetap berada bersama Scouts sampai akhir. Dia memegang Connie saat keduanya menanti gas Shining Centipede mengubah mereka menjadi Titan.

5. Levi Ackermann



Kemahiran tempur Levi memang tidak perlu diragukan, begitu juga dengan kepemimpinannya. Tidak hanya dia benar-benar melibatkan dirinya dalam prang—tak seperti para bos di militer yang lebih suka anak buah mereka yang melakukan pekerjaan kotor, Levi juga memastikan kesejahteraan timnya di setiap langkah mereka. Di sisi lain, tekanan maniknya terhadap kebersihan dan sifatnya yang secara umum penyendiri memperlihatkan kalau Levi memperlakukan hatinya sebagai sesuau yang harus dilindungi sepanjang waktu. Untungnya, dia sepertinya lebih longgar dengan dunia tiga tahun setelah Rumbling.

4. Hange Zoë



Metode ilmiah Hange dan karakternya secara keseluruhan, mungkin terlihat tidak konvensional. Tapi, pendekatan rasionalnya selalu melibatkan lebih dari lebih dari sejumput kasih sayang. Dia secara rutin memeriksa para juniornya, meawarkan bimbingan eksentriknya secara gratis dan senang berada di antara mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!