Multigrain, Makanan Sehat Kekinian Pengganti Nasi

Minggu, 16 Januari 2022 - 06:48 WIB
HH Multigrain diformulasi dari biji-bijian serta kacang-kacangan aneka warna yang kaya serat, protein, dan antioksidan. Foto/Istimewa
JAKARTA - Nasi masih menjadi kebutuhan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. Rasanya belum makan jika belum ketemu nasi. Mindset seperti ini justru sering menimbulkan kesalahan dalam pengaturan asupan gizi harian, di mana orang cenderung mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan.

Tidak jarang kita temukan dalam menu makanan, sumber karbohidrat bertemu dengan karbohidrat lain. Misalnya makan mi instan pakai nasi. Bisa dibayangkan asupan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh menjadi double.



Nasi atau beras bukan satu-satunya sumber karbohidrat. Kita bisa memperoleh asupan karbohidrat dari sumber lain seperti jagung, gandum, kentang, ubi, dan lain-lain. Salah satu yang sedang populer saat ini sekaligus memiliki nilai gizi yang beragam adalah multigrain.

Jika nasi berasal dari satu jenis biji-bijian yaitu beras, multigrain bersumber dari biji-bijian, serelia, dan kacang-kacangan yang tidak hanya menjadi sumber karbohidrat namun juga tinggi protein, serat, serta mineral.

"Multigrain yang bersumber dari berbagai jenis biji-bijian membuat pangan ini tidak hanya menjadi sumber karbohidrat, tetapi juga beberapa jenis tinggi protein dan beberapa lainnya tinggi serat, sehingga lebih bermanfaat untuk kesehatan kita," terang Ahli Gizi Seala Septiani, S.Gz, M. Gizi dalam seminar online bertajuk Multigrain: Sereal Sehat Disukai Milenials, belum lama ini.

Seala menuturkan, banyak penelitian terkini menunjukkan hubungan yang signifikan antara konsumsi multigrain dengan penurunan kadar gula darah, kolesterol, serta perbaikan di sistem pencernaan. Hal ini sangat berhubungan dengan kandungan serat yang tinggi pada multigrain yang berdampak baik pada pencernaan di dalam tubuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!