Kemenkes Sebut Kasus Omicron Melonjak Awal Maret, Masyarakat Diminta Hati-hati
Sabtu, 12 Februari 2022 - 21:30 WIB
Kemenkes menyebut kasus Omicron akan melonjak pada awal Maret mendatang. Masyarakat diminta untuk selalu berhati-hati dengan tidak melakukan berpergian. Foto/CNBC
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut kasus Omicron akan melonjak pada awal Maret mendatang. Karena itu, masyarakat diminta untuk selalu berhati-hati dengan tidak melakukan berpergian.
Direktur Jenderal Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Dirjen Yankes Kemenkes) Prof. dr. Abdul Kadir mengatakan, kelompok masyarakat termasuk lanjut usia (lansia), anak-anak, belum divaksin hingga yang memiliki komorbid harus lebih waspada.
Hal ini dikarenakan, mayoritas gejala Omicron cenderung ringan, seperti flu biasa bahkan tanpa gejala. Oleh karena itu, meski gejalanya terlihat ringan, Omicron tetap berbahaya bagi sejumlah kelompok.
"Omicron bisa berbahaya pada lanjut usia termasuk orang dengan komorbid, orang yang belum divaksin, dan anak-anak," kata Kadir saat konferensi pers secara virtual baru-baru ini.
Direktur Jenderal Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Dirjen Yankes Kemenkes) Prof. dr. Abdul Kadir mengatakan, kelompok masyarakat termasuk lanjut usia (lansia), anak-anak, belum divaksin hingga yang memiliki komorbid harus lebih waspada.
Hal ini dikarenakan, mayoritas gejala Omicron cenderung ringan, seperti flu biasa bahkan tanpa gejala. Oleh karena itu, meski gejalanya terlihat ringan, Omicron tetap berbahaya bagi sejumlah kelompok.
"Omicron bisa berbahaya pada lanjut usia termasuk orang dengan komorbid, orang yang belum divaksin, dan anak-anak," kata Kadir saat konferensi pers secara virtual baru-baru ini.
Lihat Juga :