Marketeers XFest 2022: Momen Bertemunya Merek dengan Gen Z
Selasa, 29 Maret 2022 - 16:07 WIB
Merayakan potensi anak muda ini, Marketeers XFest kembali hadir untuk kedua kalinya pada tahun ini. Ajang perjumpaan merek dan Gen Z ini digelar pada Sabtu (26/3/2022)
JAKARTA - Generasi Z merupakan pasar potensial di masa depan. Generasi yang dikenal sebagai generasi tech-savvy dan lahir pada periode 1995-2010 ini menjadi kunci sukses pemasaran saat ini. Sebagian dari mereka sudah mewarnai dunia kerja dan membuat kultur kerja yang dinamis. Oleh karenanya, sudah saatnya merek mulai memperhatikan sekaligus membangun relasi dengan segmen muda ini bila tak mau kehilangan pasar di masa depan.
Merayakan potensi anak muda ini, Marketeers XFest kembali hadir untuk kedua kalinya pada tahun ini. Ajang perjumpaan merek dan Gen Z ini digelar pada Sabtu (26/3/2022) secara virtual seharian penuh yang dihadiri oleh 3.500 anak muda dari puluhan kampus di seluruh Indonesia.
“Karakter Gen Z sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Sehingga perusahaan sering salah langkah ketika mereka mendesain strategi anak muda dengan berfokus pada karakteristik milenial sebagai generasi sebelumnya, namun ternyata target pasarnya ternyata Gen Z. Pemahaman yang keliru pada karakteristik ini memungkinkan strategi pemasaran ke segmen muda sering gagal,” kata Iwan Setiawan, CEO Marketeers saat membuka Marketeers XFest 2022.
Oleh karenanya, sambung Iwan, merek harus benar-benar memahami kehidupan dan karakter Gen Z tersebut. Ia menyebut salah satu karakter Gen Z adalah keautentikan. Mereka mereka adalah segmen autentik yang ingin mengekspresikan diri mereka apa adanya dan tidak jaim (jaga image) seperti generasi sebelumnya.
Merayakan potensi anak muda ini, Marketeers XFest kembali hadir untuk kedua kalinya pada tahun ini. Ajang perjumpaan merek dan Gen Z ini digelar pada Sabtu (26/3/2022) secara virtual seharian penuh yang dihadiri oleh 3.500 anak muda dari puluhan kampus di seluruh Indonesia.
“Karakter Gen Z sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Sehingga perusahaan sering salah langkah ketika mereka mendesain strategi anak muda dengan berfokus pada karakteristik milenial sebagai generasi sebelumnya, namun ternyata target pasarnya ternyata Gen Z. Pemahaman yang keliru pada karakteristik ini memungkinkan strategi pemasaran ke segmen muda sering gagal,” kata Iwan Setiawan, CEO Marketeers saat membuka Marketeers XFest 2022.
Oleh karenanya, sambung Iwan, merek harus benar-benar memahami kehidupan dan karakter Gen Z tersebut. Ia menyebut salah satu karakter Gen Z adalah keautentikan. Mereka mereka adalah segmen autentik yang ingin mengekspresikan diri mereka apa adanya dan tidak jaim (jaga image) seperti generasi sebelumnya.
Lihat Juga :