10 Karakter Anime yang Punya Masa Lalu Paling Tragis
Minggu, 17 April 2022 - 03:03 WIB
VBanyak karakter anime yang punya masa lalu tragis. Trauma masa lalu itu pula yang akhirnya membuat mereka melakukan perjalanan untuk melakukan berbagai misi. (Foto: Code Geass Wiki - Fandom)
Banyak karakter anime yang punya masa lalu tragis. Trauma masa lalu itu pula yang akhirnya membuat mereka termotivasi dalam menjalankan misi mereka. Ada yang ingin balas dendam, menebus kesalahan, hingga mendapatkan hidup yang lebih baik lagi.
Sebagian besar karakter dengan masa lalu tragis ini mengalami penyiksaan, pelecehan, dan pengabaian dari orang terdekat mereka. Ini bisa dari orangtua, keluarga, dan teman-teman mereka. Bahkan, ada juga yang menjadi korban penumbalan.
Salutnya, sebagian karakter ini menyalurkan trauma itu menjadi hal baik. Pertemuan dengan orang yang tepat bisa mengubah hidup mereka. Meski, ada juga yang terjebak pada dendam dan akhirnya hidupnya pun jadi tidak pernah bahagia. Siapa saja karakter anime yang punya masa lalu tragis? Berikut ulasannya!
Baca Juga: 10 Anime yang Karakternya Tidak Pernah Ganti Pakaian
10. Lelouch Lamperouge — Code Geass
Lahir di tengah keluarga bangsawan bukan jaminan kebal dari kehidupan tragis. Mereka pun bisa mengalaminya. Lelouch adalah salah satu buktinya. Saat masih kecil, dia melihat pembunuhan ibunya, yang juga membuat adiknya lumpuh dan buta. Kemudian, dia dibuang ke Jepang dan ditinggalkan ayahnya, Kaisar Britannia.
Dengan kondisi tragis semacam itu, tidak mengherankan jika dia benci ayah dan Kekaisaran Britannia. Setelah mendapatkan kekuatan Geass, Lelouch menciptakan identitas lain sebagai Zero dan berusaha mengakhiri pemeriontahan Britannaia di Jepang. Sayangnya, keinginannya untuk balas dendam mengalahkan keinginannya untuk keadilan. Pada akhirnya, dia menjadi hal yang ingin dia lenyapkan. Dia pun tewas di tangan sahabatnya sendiri.
9. Lucy — Elfen Lied
Saat masih kecil, Lucy tumbuh di panti asuhan di mana dia diabaikan perawat dan dirundung anak-anak lain. Satu-satunya temannya adalah seekor anak anjing yang dia pelihara secara diam-diam. Setelah memperlihatkan anak anjing itu ke anak lain, anak lain itu mengatakan keberadaan anak anjing itu kepada para perundung Lucy.
Lucy lantas dipaksa melihat anak-anak itu memukuli anak anjing itu sampai mati. Peristiwa traumatik ini menyebabkannya mengamuk dan membantai para penyiksanya itu. Lucy akhirnya ditangkap dan dipenjara di sebuah fasilitas pemerintah. Ini membuatnya makin membenci manusia. Dari seorang gadis kecil kesepian, interaksi Lucy dengan manusia jahat mengubahnya menjadi mesin pembunuh.
8. Killua Zoldyck — Hunter x Hunter
Lahir di tengah keluarga pembunuh, masa kecil Killua tentu berbeda. Ketika dia berusia 3 tahun, orang tuanya menempatkannya di situasi berbahaya dalam berbagai bentuk penyiksaan. Semua dilakukan untuk tahu apakah dia bisa menghindari serangan maut.
Sebagian besar karakter dengan masa lalu tragis ini mengalami penyiksaan, pelecehan, dan pengabaian dari orang terdekat mereka. Ini bisa dari orangtua, keluarga, dan teman-teman mereka. Bahkan, ada juga yang menjadi korban penumbalan.
Salutnya, sebagian karakter ini menyalurkan trauma itu menjadi hal baik. Pertemuan dengan orang yang tepat bisa mengubah hidup mereka. Meski, ada juga yang terjebak pada dendam dan akhirnya hidupnya pun jadi tidak pernah bahagia. Siapa saja karakter anime yang punya masa lalu tragis? Berikut ulasannya!
Baca Juga: 10 Anime yang Karakternya Tidak Pernah Ganti Pakaian
10. Lelouch Lamperouge — Code Geass
Lahir di tengah keluarga bangsawan bukan jaminan kebal dari kehidupan tragis. Mereka pun bisa mengalaminya. Lelouch adalah salah satu buktinya. Saat masih kecil, dia melihat pembunuhan ibunya, yang juga membuat adiknya lumpuh dan buta. Kemudian, dia dibuang ke Jepang dan ditinggalkan ayahnya, Kaisar Britannia.
Dengan kondisi tragis semacam itu, tidak mengherankan jika dia benci ayah dan Kekaisaran Britannia. Setelah mendapatkan kekuatan Geass, Lelouch menciptakan identitas lain sebagai Zero dan berusaha mengakhiri pemeriontahan Britannaia di Jepang. Sayangnya, keinginannya untuk balas dendam mengalahkan keinginannya untuk keadilan. Pada akhirnya, dia menjadi hal yang ingin dia lenyapkan. Dia pun tewas di tangan sahabatnya sendiri.
9. Lucy — Elfen Lied
Saat masih kecil, Lucy tumbuh di panti asuhan di mana dia diabaikan perawat dan dirundung anak-anak lain. Satu-satunya temannya adalah seekor anak anjing yang dia pelihara secara diam-diam. Setelah memperlihatkan anak anjing itu ke anak lain, anak lain itu mengatakan keberadaan anak anjing itu kepada para perundung Lucy.
Lucy lantas dipaksa melihat anak-anak itu memukuli anak anjing itu sampai mati. Peristiwa traumatik ini menyebabkannya mengamuk dan membantai para penyiksanya itu. Lucy akhirnya ditangkap dan dipenjara di sebuah fasilitas pemerintah. Ini membuatnya makin membenci manusia. Dari seorang gadis kecil kesepian, interaksi Lucy dengan manusia jahat mengubahnya menjadi mesin pembunuh.
8. Killua Zoldyck — Hunter x Hunter
Lahir di tengah keluarga pembunuh, masa kecil Killua tentu berbeda. Ketika dia berusia 3 tahun, orang tuanya menempatkannya di situasi berbahaya dalam berbagai bentuk penyiksaan. Semua dilakukan untuk tahu apakah dia bisa menghindari serangan maut.
Lihat Juga :