Kasus Positif Kurang dari 1 Persen, Kemenkes: Pengendalian Covid-19 Indonesia Lebih Baik di ASEAN
Senin, 25 April 2022 - 19:44 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi menyatakan pengendalian Covid-19 di Indonesia saat ini terbilang lebih baik dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Foto/Dok.Sindonews
JAKARTA - Situasi pandemi Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan kondisi yang lebih baik. Mulai dari penurunan angka kasus positif harian hingga pelonggaran-pelonggaran aktivitas yang diperbolehkan oleh pemerintah.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebut bahwa pengendalian Covid-19 di Indonesia saat ini lebih baik jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Misalnya, Malaysia, Singapura, Thailand, yang angka kasus hariannya masih mencapai ribuan.
Indonesia sendiri saat ini sudah mengalami penurunan kasus, begitu juga dengan angka positivitas. “Angka positifitas kita saat ini sudah kurang dari 1 persen atau 0,52 persen,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi pada konferensi pers virtual, Senin (25/4/2022).
Angka ini positifitas tersebut juga beriringan dengan angka keterisian rumah sakit yang terus menurun. “Tingkat keterisian tempat perawatan rumah sakit kita hingga 23 April hanya 3 persen dari total kapasitas yang ada,” ujarnya.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebut bahwa pengendalian Covid-19 di Indonesia saat ini lebih baik jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Misalnya, Malaysia, Singapura, Thailand, yang angka kasus hariannya masih mencapai ribuan.
Indonesia sendiri saat ini sudah mengalami penurunan kasus, begitu juga dengan angka positivitas. “Angka positifitas kita saat ini sudah kurang dari 1 persen atau 0,52 persen,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi pada konferensi pers virtual, Senin (25/4/2022).
Angka ini positifitas tersebut juga beriringan dengan angka keterisian rumah sakit yang terus menurun. “Tingkat keterisian tempat perawatan rumah sakit kita hingga 23 April hanya 3 persen dari total kapasitas yang ada,” ujarnya.
Lihat Juga :