Bus Pariwisata Jatuh di Tasikmalaya, Sandiaga Uno Beri Instruksi Tegas Bagi Tour Leader
Senin, 27 Juni 2022 - 20:06 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, bahwa pihaknya telah memberikan teguran keras kepada PO bus pariwisata di seluruh Indonesia terkait kecelakaan di Tasikmalaya. Foto/Ist
JAKARTA - Jatuhnya bus pariwisata di Tasikmalaya, Jawa Barat yang membawa 60 orang rombongan guru dan keluarga SDN Sayang Jatinangor ke dalam jurang sedalam 25 meter mendapatkan perhatian dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Di mana insiden tersebut menimbulkan banyak korban, baik luka-luka maupun meninggal dunia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, bahwa pihaknya telah memberikan teguran keras kepada PO bus pariwisata di seluruh Indonesia. Agar dapat lebih memerhatikan kelayakan kendaraan, apakah aman untuk dikendarai.
"Kami memberikan instruksi tegas kepada para tour leader. Para garda terdepan dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mengutamakan keamanan, keselamatan dan kenyamanan," ujarnya dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (27/06/22).
Sandiaga juga mengimbau, agar masyarakat khususnya pemilik PO bus agar memerhatikan lebih detail lagi. Khususnya menerapkan CHSE( Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, bahwa pihaknya telah memberikan teguran keras kepada PO bus pariwisata di seluruh Indonesia. Agar dapat lebih memerhatikan kelayakan kendaraan, apakah aman untuk dikendarai.
"Kami memberikan instruksi tegas kepada para tour leader. Para garda terdepan dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mengutamakan keamanan, keselamatan dan kenyamanan," ujarnya dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (27/06/22).
Sandiaga juga mengimbau, agar masyarakat khususnya pemilik PO bus agar memerhatikan lebih detail lagi. Khususnya menerapkan CHSE( Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability).
Lihat Juga :