Dibanderol Rp30 Juta, Jaket Death Stranding Ludes Begitu Dirilis
Minggu, 26 April 2020 - 16:23 WIB
Jaket J1A-GT Bridges Variant menggunakan desain navy. Lengkap dengan Bridge Baby yang digunakan oleh karakter utama Sam.
JAKARTA - Death Stranding, gim terbaru arahan Hideo Kojima, tidak bisa dikatakan sukses. Tapi, tidak bisa juga disebut tidak sukses. Sebelum dirilis, hype dari gim itu luar biasa. Publik penasaran dengan jalan cerita yang aneh, juga gameplay yang membingungkan.
Tapi, setelah akhirnya rilis, kabarnya Sony tidak terlalu happy dengan hasil penjualannya. Penjualan Death Stranding tidak sejalan dengan hype yang begitu masif.
Gim ini membagi gamer jadi dua kubu. Yang benar-benar suka. Dan yang benar-benar benci. Yang suka, menyebut Death Stranding sebuah masterpiece lewat jalan cerita yang bagus. Yang benci, mungkin berharap terlalu tinggi. Gameplay Death Stranding dianggap terlalu lambat. Dan gameplay-nya dikritik seperti simulator pengatar barang atau simulator berjalan.
Saat ini Death Stranding, yang dirancang Hideo Kojima setelah berpisah dengan Konami itu, masih terbatas di PS4. Tapi, kedepannya akan dirilis juga di PC. Tepatnya pada 2 Juni 2020. Dimana nantinya akan ada kota dimana pemain PC dapat terhubung secara online.
Tapi, setelah akhirnya rilis, kabarnya Sony tidak terlalu happy dengan hasil penjualannya. Penjualan Death Stranding tidak sejalan dengan hype yang begitu masif.
Gim ini membagi gamer jadi dua kubu. Yang benar-benar suka. Dan yang benar-benar benci. Yang suka, menyebut Death Stranding sebuah masterpiece lewat jalan cerita yang bagus. Yang benci, mungkin berharap terlalu tinggi. Gameplay Death Stranding dianggap terlalu lambat. Dan gameplay-nya dikritik seperti simulator pengatar barang atau simulator berjalan.
Saat ini Death Stranding, yang dirancang Hideo Kojima setelah berpisah dengan Konami itu, masih terbatas di PS4. Tapi, kedepannya akan dirilis juga di PC. Tepatnya pada 2 Juni 2020. Dimana nantinya akan ada kota dimana pemain PC dapat terhubung secara online.
Lihat Juga :