Sayuran Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Perut, Sebaiknya Dihindari
Selasa, 12 Juli 2022 - 18:20 WIB
Laporan World Cancer Research Fund menemukan sayuran tertentu bisa meningkatkan risiko kanker perut. Makanan tinggi garam tertentu adalah penyebab kanker perut. Foto/Express
JAKARTA - Laporan World Cancer Research Fund menemukan bukti kuat bahwa jenis sayuran tertentu bisa meningkatkan risiko kanker perut. Di mana makanan tinggi garam tertentu adalah penyebab kanker perut.
Dilansir dari Express, Selasa (12/7/2022) ini adalah makanan yang diawetkan seperti sayuran, daging, dan ikan yang diawetkan dengan garam.
Dalam analisis gabungan dari tujuh studi, asupan garam tinggi dan cukup tinggi versus rendah, keduanya terkait dengan peningkatan risiko kanker perut.
"Hubungan itu lebih kuat pada populasi Jepang dan konsumsi makanan kaya garam yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan risiko yang lebih besar," kata para peneliti.
Baca Juga: Benarkah Makan Daging Dibakar Jadi Penyebab Kanker? Begini Penjelasan Dokter
Para peneliti menyimpulkan bahwa asupan garam dalam makanan secara langsung dikaitkan dengan risiko kanker lambung dalam studi populasi prospektif. Selain itu, risiko yang semakin meningkat di seluruh tingkat konsumsi.
Perlu dicatat bahwa bukti yang menghubungkan garam dengan risiko kanker tidak konklusif. "Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk meneliti dampak makanan tinggi garam yang biasa dimakan di Barat," jelas peneliti.
Dilansir dari Express, Selasa (12/7/2022) ini adalah makanan yang diawetkan seperti sayuran, daging, dan ikan yang diawetkan dengan garam.
Dalam analisis gabungan dari tujuh studi, asupan garam tinggi dan cukup tinggi versus rendah, keduanya terkait dengan peningkatan risiko kanker perut.
"Hubungan itu lebih kuat pada populasi Jepang dan konsumsi makanan kaya garam yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan risiko yang lebih besar," kata para peneliti.
Baca Juga: Benarkah Makan Daging Dibakar Jadi Penyebab Kanker? Begini Penjelasan Dokter
Para peneliti menyimpulkan bahwa asupan garam dalam makanan secara langsung dikaitkan dengan risiko kanker lambung dalam studi populasi prospektif. Selain itu, risiko yang semakin meningkat di seluruh tingkat konsumsi.
Perlu dicatat bahwa bukti yang menghubungkan garam dengan risiko kanker tidak konklusif. "Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk meneliti dampak makanan tinggi garam yang biasa dimakan di Barat," jelas peneliti.
Lihat Juga :