Hari Batik Nasional 2022, YBI Ajak Sebarkan Kabar Baik Melalui Batik
Minggu, 02 Oktober 2022 - 21:52 WIB
Yayasan Batik Indonesia (YBI) kembali menggelar serangkaian acara dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2022. Foto/istimewa
JAKARTA - Yayasan Batik Indonesia (YBI) kembali menggelar serangkaian acara dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2022 . Seperti diketahui, Hari Batik Nasional diperingati setiap tanggal 2 Oktober setiap tahunnya, sejak UNESCO secara resmi menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity) milik Indonesia.
Selain itu, setelah dianugerahi lisensi sebagai anggota Non-Governmental Organization (NGO) - The United Nations Educational Scientific and Cultural Education (UNESCO) No. 90487, YBI seiring dengan program UNESCO turut serta mengembangkan visi misi program budaya. Salah satunya dengan mengadakan kampanye sebarkan Kabar Ba(t)ik melalui suara komunitas, figur pecinta batik, dan kegiatan mempromosikan busana batik di Indonesia.
Turut hadir dalam acara peringatan Hari Batik Nasional hari ini (2/10/2022) di Mall FX Senayan, Jakarta, Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Umum YBI Gita Pratama, Ketua Pelaksana Hari Batik Nasional 2022 Nini Djan Faridz dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar serta sejumlah tamu-tamu undangan lainnya.
“Sudah 13 tahun sejak Batik ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia dan dalam rentang waktu tersebut, ada hal yang kemudian menjadi perhatian kami, khususnya teman – teman dari YBI bahwa batik kerap dipandang sebagai busana formal, kaku, sehingga penggunaannya hanya pada waktu – waktu tertentu saja. Kesan yang melekat pada batik inilah yang coba ingin kami ubah, tentunya tanpa mengesampingkan sejarah, filosofi, dan nilai luhur dari batik tersebut," kata Gita.
Mengusung tema Sebarkan Kabar Ba(t)ik, YBI melalui rangkaian acara Hari Batik Nasional bermaksud untuk menyebarkan kabar baik, menyebarkan pandangan baru kepada masyarakat, bahwa batik tidak melulu tentang kegiatan formal, tetapi batik juga bisa dan nyaman untuk dikenakan dalam beragam situasi termasuk kegiatan sehari-hari.
Selain itu, setelah dianugerahi lisensi sebagai anggota Non-Governmental Organization (NGO) - The United Nations Educational Scientific and Cultural Education (UNESCO) No. 90487, YBI seiring dengan program UNESCO turut serta mengembangkan visi misi program budaya. Salah satunya dengan mengadakan kampanye sebarkan Kabar Ba(t)ik melalui suara komunitas, figur pecinta batik, dan kegiatan mempromosikan busana batik di Indonesia.
Turut hadir dalam acara peringatan Hari Batik Nasional hari ini (2/10/2022) di Mall FX Senayan, Jakarta, Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Umum YBI Gita Pratama, Ketua Pelaksana Hari Batik Nasional 2022 Nini Djan Faridz dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar serta sejumlah tamu-tamu undangan lainnya.
“Sudah 13 tahun sejak Batik ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia dan dalam rentang waktu tersebut, ada hal yang kemudian menjadi perhatian kami, khususnya teman – teman dari YBI bahwa batik kerap dipandang sebagai busana formal, kaku, sehingga penggunaannya hanya pada waktu – waktu tertentu saja. Kesan yang melekat pada batik inilah yang coba ingin kami ubah, tentunya tanpa mengesampingkan sejarah, filosofi, dan nilai luhur dari batik tersebut," kata Gita.
Mengusung tema Sebarkan Kabar Ba(t)ik, YBI melalui rangkaian acara Hari Batik Nasional bermaksud untuk menyebarkan kabar baik, menyebarkan pandangan baru kepada masyarakat, bahwa batik tidak melulu tentang kegiatan formal, tetapi batik juga bisa dan nyaman untuk dikenakan dalam beragam situasi termasuk kegiatan sehari-hari.
Lihat Juga :