Sinetron Ikatan Cinta Sabet Program Drama Seri Anugerah KPI 2022
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 17:22 WIB
Sinetron Ikatan Cinta berhasil menyabet penghargaan Program Drama Seri di Anugerah KPI 2022. Pencapaian ini menandakan Ikatan Cinta tak hanya menghibur. Foto/Wiwie Heriyani
JAKARTA - Sinetron Ikatan Cinta berhasil menyabet penghargaan kategori Program Drama Seri di Anugerah KPI 2022 . Pencapaian ini menandakan Ikatan Cinta tak hanya menghibur tapi juga aman ditonton masyarakat.
Adapun pada kategori ini, Ikatan Cinta yang tayang di RCTI itu berhasil mengalahkan sejumlah judul drama seri di stasiun televisi swasta lainnya. Termasuk Preman Pensiun di RCTI.
Selain itu, Suparman Reborn di MNCTV, Losmen Reborn Eps. 3 Vaksin di TVRI, dan Panggilan Eps. 45 di Indosiar.
“Memang sudah banyak kita mendapatkan award-award lainnya, tapi belum cukup tanpa KPI Award. Karena Ikatan Cinta sampai saat ini yang hampir 1000 episode, dan mendapatkan rating terbaik," kata Head Drama 1 MNC Picture Andre Forester di kawasan Jakarta Barat, Sabtu (15/10/2022).
Baca Juga: Raih Anugerah KPI 2022, 4 Stasiun TV MNC Group Jadi Standar Industri Penyiaran Indonesia
"Tapi juga mendapatkan KPI Award, itu tandanya Ikatan Cinta aman untuk ditonton, karena tidak melanggar kode-kode etik,” sambungnya.
Adapun pada kategori ini, Ikatan Cinta yang tayang di RCTI itu berhasil mengalahkan sejumlah judul drama seri di stasiun televisi swasta lainnya. Termasuk Preman Pensiun di RCTI.
Selain itu, Suparman Reborn di MNCTV, Losmen Reborn Eps. 3 Vaksin di TVRI, dan Panggilan Eps. 45 di Indosiar.
“Memang sudah banyak kita mendapatkan award-award lainnya, tapi belum cukup tanpa KPI Award. Karena Ikatan Cinta sampai saat ini yang hampir 1000 episode, dan mendapatkan rating terbaik," kata Head Drama 1 MNC Picture Andre Forester di kawasan Jakarta Barat, Sabtu (15/10/2022).
Baca Juga: Raih Anugerah KPI 2022, 4 Stasiun TV MNC Group Jadi Standar Industri Penyiaran Indonesia
"Tapi juga mendapatkan KPI Award, itu tandanya Ikatan Cinta aman untuk ditonton, karena tidak melanggar kode-kode etik,” sambungnya.
Lihat Juga :