Pemerhati Anak Ingatkan Bahaya Permainan Lato-Lato, Orang Tua Wajib Waspada
Rabu, 11 Januari 2023 - 16:04 WIB
Permainan lato-lato saat ini tengah digandrung masyarakat Indonesia, terutama anak-anak. / Foto: ilustrasi/Instagram @gtvindonesia_news
JAKARTA - Permainan lato-lato tengah digandrung masyarakat Indonesia, terutama anak-anak. Banyak yang menilai jika permainan ini bisa menimbulkan dampak negatif untuk si pemainnya.
Menurut pemerhati anak Retno Listyarti, permainan lato-lato dapat memberikan dampak buruk pada fisik anak. Di mana, saat anak bermain Lato-lato dengan tidak benar, bisa merasakan rasa sakit, akibat terpukul bola lato-lato.
Kemudian, tangan anak bisa membiru atau membengkak. Bahkan banyak kasus yang terjadi jika bola lato-lato bisa pecah, karena dimainkan terlalu kencang, hingga pemukulan saat berselisih di antara teman.
Baca juga: Arsy Hermansyah Tangannya Lebam Gegara Main Latto-latto, Atta Halilintar: Makanya Mainin yang Matic
"Permainan lato-lato bisa menimbulkan bahaya. Kedua, bila bolanya pecah maka akan berpotensi kuat menimbulkan cedera pada anak, karena sepihannya bisa mengenai wajah dan mata seperti terjadi di Kota Baru," ungkap Retno dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/1/2023).
"Ketiga, jika talinya putus, maka bolanya bisa membentur tubuh atau benda lain di sekitarnya. Lato-lato juga bisa dipukulkan ke sesama teman bermain jika saat bermain terjadi perselisihan," lanjut dia.
Menurut pemerhati anak Retno Listyarti, permainan lato-lato dapat memberikan dampak buruk pada fisik anak. Di mana, saat anak bermain Lato-lato dengan tidak benar, bisa merasakan rasa sakit, akibat terpukul bola lato-lato.
Kemudian, tangan anak bisa membiru atau membengkak. Bahkan banyak kasus yang terjadi jika bola lato-lato bisa pecah, karena dimainkan terlalu kencang, hingga pemukulan saat berselisih di antara teman.
Baca juga: Arsy Hermansyah Tangannya Lebam Gegara Main Latto-latto, Atta Halilintar: Makanya Mainin yang Matic
"Permainan lato-lato bisa menimbulkan bahaya. Kedua, bila bolanya pecah maka akan berpotensi kuat menimbulkan cedera pada anak, karena sepihannya bisa mengenai wajah dan mata seperti terjadi di Kota Baru," ungkap Retno dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/1/2023).
"Ketiga, jika talinya putus, maka bolanya bisa membentur tubuh atau benda lain di sekitarnya. Lato-lato juga bisa dipukulkan ke sesama teman bermain jika saat bermain terjadi perselisihan," lanjut dia.
Lihat Juga :