10 Film Ini Dibenci Sutradaranya Sendiri, Kebanyakan Superhero
Minggu, 29 Januari 2023 - 10:56 WIB
loading...
Sejumlah sutradara dengan terang-terangan mengaku membenci film yang mereka produksi. Masalah dengan produksi dan studio menjadi alasan utama kebencian mereka. (Foto: CNN)
A
A
A
Sutradara adalah nakhoda kapal selama produksi film . Dia bertanggung jawab menghidupkan visi kreatif mereka. Tapi, mereka bisa dengan mudah dilangkahi produser dan mereka yang mendanai film itu. Inlah yang disebut intervensi studio.
Intervensi itu sering kali menciptakan friksi antara sutradara dan studionya. Dalam banyak kasus, itu bisa menyebabkan sutradaranya ngambek dan benar-benar meninggalkan film tersebut. Akibatnya, film itu pun tidak punya hasil yang memuaskan.
Ada banyak peristiwa di mana perseteruan itu didokumentasikan dengan baik. Sutradaranya kemudian membicarakan hal negatif terhadap kreasi mereka itu. Yang menarik, ada juga ketika sutradara itu punya kendali total dan membuat film klasik. Tapi, selama bertahun-tahun, dia malah bertanya-tanya mengapa orang menyukainya. Film apa saja yang dibenci sutradaranya sendiri? Mengutip Screen Rant, berikut ulasannya!
Baca Juga: 16 Film Paling Mahal di Dunia, Ada yang Malah Rugi Besar!
![10 Film Ini Dibenci Sutradaranya Sendiri, Kebanyakan Superhero]()
Foto: Slash Film
Film Avengers pertama menampilkan sekelompok superhero bersama-sama. Pada prosesnya, film itu meraup USD1 miliar di box office. Menyeimbangkan semua karakter itu sulit. Dan, datanglah sekuelnya, Age of Ultron. Sutradara, Joss Whedon, tidak menyukai film itu. Dia bahkan tidak bisa menonton seluruh film itu setelahn selesai.
Joss mengatakan, dia terikat dan mengalami waktu yang sulit. Menurut dia, selama proses pembuatan film itu, dia tertekan. Salah satunya adalah konflik dengan Marvel, yang tidak bisa dihindari. Semua tentang film itu adalah pekerjaannya sendiri dan dia sangat lelah. Meski begitu, dia tetap “bangga” pada film tersebut. Meskipun, ada banyak hal yang sangat membuatnya frustrasi.
![10 Film Ini Dibenci Sutradaranya Sendiri, Kebanyakan Superhero]()
Foto: Letterboxd
David O Russell adalah salah satu sutradara yang dihormati sampai saat ini. Tapi, itu tidak selalu begitu. Sementra dia konsisten merilis satu film yang masuk nominasi Oscar, butuh waktu baginya untuk menemukan suaranya pada 2000-an. Accidental Love adalah contoh sempurnanya. Meskipun ulasan buruk film itu tidak seluruhnya adalah kesalahannya.
Menurut The Guardian, David mengerjakan film itu pada 2008, yang saat itu diberi judul Nailed. Film itu adalah tentang seorang politikus yang jatuh cinta pada seorang pelayan dengan paku tertancap di kepalanya. Sutradara itu muak dengan masalah produksinya, seperti pendanaan dan krunya tidak dibayar. Dia kemudian benar-benar meninggalkan proyek itu. Film itu akhirnya selesai tanpa input sutradaranya pada 2015. Film itu diakreditasikan kepada Stephen Greene, nama palsu yang digunakan sutradara yang ingin menjauhkan diri mereka dari film.
![10 Film Ini Dibenci Sutradaranya Sendiri, Kebanyakan Superhero]()
Foto: Vox
Setelah dua film pertama di serial ini jadi klasik, franchise itu diserahkan kepada sutradara visioner David Fincher. Tapi, dia adalah sutradara baru waktu itu. David sudah sangat vokal dengan pengalamannya dalam sistem menyiksa studio selama produksi. Dalam wawancara dengan The Guardian, David menyebutkan, dia tiga kali dipecat dan harus berjuang untuk apa saja. Dia mengatakan, sampai sekarang, tidak ada orang yang lebih membenci film itu ketimbang dirinya.
Intervensi itu sering kali menciptakan friksi antara sutradara dan studionya. Dalam banyak kasus, itu bisa menyebabkan sutradaranya ngambek dan benar-benar meninggalkan film tersebut. Akibatnya, film itu pun tidak punya hasil yang memuaskan.
Ada banyak peristiwa di mana perseteruan itu didokumentasikan dengan baik. Sutradaranya kemudian membicarakan hal negatif terhadap kreasi mereka itu. Yang menarik, ada juga ketika sutradara itu punya kendali total dan membuat film klasik. Tapi, selama bertahun-tahun, dia malah bertanya-tanya mengapa orang menyukainya. Film apa saja yang dibenci sutradaranya sendiri? Mengutip Screen Rant, berikut ulasannya!
Baca Juga: 16 Film Paling Mahal di Dunia, Ada yang Malah Rugi Besar!
10. Joss Whedon — Avengers: Age of Ultron

Foto: Slash Film
Film Avengers pertama menampilkan sekelompok superhero bersama-sama. Pada prosesnya, film itu meraup USD1 miliar di box office. Menyeimbangkan semua karakter itu sulit. Dan, datanglah sekuelnya, Age of Ultron. Sutradara, Joss Whedon, tidak menyukai film itu. Dia bahkan tidak bisa menonton seluruh film itu setelahn selesai.
Joss mengatakan, dia terikat dan mengalami waktu yang sulit. Menurut dia, selama proses pembuatan film itu, dia tertekan. Salah satunya adalah konflik dengan Marvel, yang tidak bisa dihindari. Semua tentang film itu adalah pekerjaannya sendiri dan dia sangat lelah. Meski begitu, dia tetap “bangga” pada film tersebut. Meskipun, ada banyak hal yang sangat membuatnya frustrasi.
9. David O Russell — Accidental Love

Foto: Letterboxd
David O Russell adalah salah satu sutradara yang dihormati sampai saat ini. Tapi, itu tidak selalu begitu. Sementra dia konsisten merilis satu film yang masuk nominasi Oscar, butuh waktu baginya untuk menemukan suaranya pada 2000-an. Accidental Love adalah contoh sempurnanya. Meskipun ulasan buruk film itu tidak seluruhnya adalah kesalahannya.
Menurut The Guardian, David mengerjakan film itu pada 2008, yang saat itu diberi judul Nailed. Film itu adalah tentang seorang politikus yang jatuh cinta pada seorang pelayan dengan paku tertancap di kepalanya. Sutradara itu muak dengan masalah produksinya, seperti pendanaan dan krunya tidak dibayar. Dia kemudian benar-benar meninggalkan proyek itu. Film itu akhirnya selesai tanpa input sutradaranya pada 2015. Film itu diakreditasikan kepada Stephen Greene, nama palsu yang digunakan sutradara yang ingin menjauhkan diri mereka dari film.
8. David Fincher — Alien 3

Foto: Vox
Setelah dua film pertama di serial ini jadi klasik, franchise itu diserahkan kepada sutradara visioner David Fincher. Tapi, dia adalah sutradara baru waktu itu. David sudah sangat vokal dengan pengalamannya dalam sistem menyiksa studio selama produksi. Dalam wawancara dengan The Guardian, David menyebutkan, dia tiga kali dipecat dan harus berjuang untuk apa saja. Dia mengatakan, sampai sekarang, tidak ada orang yang lebih membenci film itu ketimbang dirinya.
Lihat Juga :