Bukan karena Covid-19, Anak Muda Korsel Kini Jadikan Masker Hanya untuk Gaya
Selasa, 07 Februari 2023 - 13:41 WIB
loading...
nak muda Korea Selatan (Korsel) kini memakai masker bukan karena kebijakan pemerintah untuk mencegah Covid-19, melainkan sebagai bagian dari gaya. Foto/Ilustrasi/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Anak muda Korea Selatan (Korsel) kini memakai masker bukan karena kebijakan pemerintah untuk mencegah Covid-19, melainkan sebagai bagian dari gaya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah negeri ginseng itu telah mencabut kewajiban memakai masker sejak Mei 2022. Kemudian pada pada 30 Januari 2023 diumumkan juga pencabutan memakai masker di dalam ruangan dengan pengecualian di moda transportasi umum dan rumah sakit.
Namun belakangan ini, banyak anak muda Korsel yang masih memakainya baik di dalam maupun luar ruangan dengan alasan berbagai macam, mulai dari tren mask fishing hingga masalah harga diri.
Lantas seperti apa alasan anak muda Korsel menjadikan masker sebagai tren yang dimaksud itu, berikut ulasannya sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber:
Baca Juga: 5 Gaya Masker Unik dan Trendi ala Seleb Dunia
1. Tren Mask Fishing
Selama pandemi Covid-19 hampir semua negara, termasuk Korsel menjadikan masker sebagai kebutuhan pokok. Jenis atau tipe masker yang digunakannya pun cukup beragam, mulai dari yang biasa hingga KF94 (setara dengan N95).
Masker KF94 ini menjadi yang paling populer karena dipakai oleh banyak publik figur, influencer, pejabat hingga artis TikTok. Seperti, Sooyeun ParkSooyeun Park ia sering membuat video Tiktok yang berisi pro dan kontra dari memakai masker KF94 di Korsel.
Walaupun masker KF94 sebenarnya membuat pemakainya sulit bernapas, semua orang - mulai dari anak TK sampai manula - menggunakannya.
Alasan di balik popularitas masker ini cukup sederhana yakni warga ingin melindungi diri mereka dan orang lain dari penyebaran virus.
Tak hanya itu, penampilan masih memiliki peran penting dalam membuat remaja dan orang muda tetap ingin memakai masker.
Baca Juga: Gaya Wali Kota Solo Pakai Masker Bergambar Kumis Tebal Jadi Viral
Bahkan, sempat muncul istilah magikkun, yang berarti seseorang terlihat lebih rupawan saat memakai masker. Kata tersebut mulai banyak digunakan di media sosial Korea Selatan.
Magikkun sendiri merupakan gabungan antara kata "mask" dan "sagikkun" yang artinya penipu dalam bahasa Korea. Sehingga, kata tersebut digunakan untuk menyebut penampilan bermasker seseorang adalah tipu muslihat.
Frasa serupa juga banyak digunakan di media sosial dengan sebutan mask fishing yang diambil dari istilah catfishing, artinya untuk menggambarkan pemalsuan identitas sesorang, khususnya di ruang daring. Namun, kali ini penipuan dilakukan dengan masker.
Sebagaimana diketahui, pemerintah negeri ginseng itu telah mencabut kewajiban memakai masker sejak Mei 2022. Kemudian pada pada 30 Januari 2023 diumumkan juga pencabutan memakai masker di dalam ruangan dengan pengecualian di moda transportasi umum dan rumah sakit.
Namun belakangan ini, banyak anak muda Korsel yang masih memakainya baik di dalam maupun luar ruangan dengan alasan berbagai macam, mulai dari tren mask fishing hingga masalah harga diri.
Lantas seperti apa alasan anak muda Korsel menjadikan masker sebagai tren yang dimaksud itu, berikut ulasannya sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber:
Baca Juga: 5 Gaya Masker Unik dan Trendi ala Seleb Dunia
1. Tren Mask Fishing
Selama pandemi Covid-19 hampir semua negara, termasuk Korsel menjadikan masker sebagai kebutuhan pokok. Jenis atau tipe masker yang digunakannya pun cukup beragam, mulai dari yang biasa hingga KF94 (setara dengan N95).
Masker KF94 ini menjadi yang paling populer karena dipakai oleh banyak publik figur, influencer, pejabat hingga artis TikTok. Seperti, Sooyeun ParkSooyeun Park ia sering membuat video Tiktok yang berisi pro dan kontra dari memakai masker KF94 di Korsel.
Walaupun masker KF94 sebenarnya membuat pemakainya sulit bernapas, semua orang - mulai dari anak TK sampai manula - menggunakannya.
Alasan di balik popularitas masker ini cukup sederhana yakni warga ingin melindungi diri mereka dan orang lain dari penyebaran virus.
Tak hanya itu, penampilan masih memiliki peran penting dalam membuat remaja dan orang muda tetap ingin memakai masker.
Baca Juga: Gaya Wali Kota Solo Pakai Masker Bergambar Kumis Tebal Jadi Viral
Bahkan, sempat muncul istilah magikkun, yang berarti seseorang terlihat lebih rupawan saat memakai masker. Kata tersebut mulai banyak digunakan di media sosial Korea Selatan.
Magikkun sendiri merupakan gabungan antara kata "mask" dan "sagikkun" yang artinya penipu dalam bahasa Korea. Sehingga, kata tersebut digunakan untuk menyebut penampilan bermasker seseorang adalah tipu muslihat.
Frasa serupa juga banyak digunakan di media sosial dengan sebutan mask fishing yang diambil dari istilah catfishing, artinya untuk menggambarkan pemalsuan identitas sesorang, khususnya di ruang daring. Namun, kali ini penipuan dilakukan dengan masker.
Lihat Juga :