Ini Ciri-Ciri Seorang Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual, Orang Tua Wajib Tahu
Kamis, 09 Februari 2023 - 22:39 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, orang tua bisa mengenali tanda-tanda anak menjadi menjadi korban kekerasan seksual melalui perubahan perilakunya tersebut.
"Orang tua paham sekali ini. Kalau si anak dulunya periang, suka bergaul, terus tiba-tiba murung dan menarik diri dari teman-temannya, itu salah satu tanda kalau si anak mengalami kejadian traumatis sebelumnya," jelas dr. Eva.
Dokter Eva, yang juga Ketua Satgas Perlindungan Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menambahkan bahwa tanda lain adalah ketika si anak enggan bersekolah, menolak diajak main dengan teman-temannya, atau punya banyak alasan saat diajak keluar rumah.
Menurutnya, pada anak balita, biasanya ketika buang air besar atau kecil, si kecil mengeluh sakit. Kalau ini yang terjadi, orang tua mesti waspada kalau buah hatinya itu korban kekerasan seksual.
"Kalau ini yang terjadi, jangan ragu bawa anak ke dokter untuk mencari tahu penyebab gangguan buang air kecil atau besar tersebut. Biasanya, kalau mengarah ke akibat kekerasan seksual, dokter akan bekerja sama dengan psikolog," papar dr. Eva.
"Orang tua paham sekali ini. Kalau si anak dulunya periang, suka bergaul, terus tiba-tiba murung dan menarik diri dari teman-temannya, itu salah satu tanda kalau si anak mengalami kejadian traumatis sebelumnya," jelas dr. Eva.
Dokter Eva, yang juga Ketua Satgas Perlindungan Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menambahkan bahwa tanda lain adalah ketika si anak enggan bersekolah, menolak diajak main dengan teman-temannya, atau punya banyak alasan saat diajak keluar rumah.
Menurutnya, pada anak balita, biasanya ketika buang air besar atau kecil, si kecil mengeluh sakit. Kalau ini yang terjadi, orang tua mesti waspada kalau buah hatinya itu korban kekerasan seksual.
"Kalau ini yang terjadi, jangan ragu bawa anak ke dokter untuk mencari tahu penyebab gangguan buang air kecil atau besar tersebut. Biasanya, kalau mengarah ke akibat kekerasan seksual, dokter akan bekerja sama dengan psikolog," papar dr. Eva.
Lihat Juga :