Tekankan Pentingnya Soft Skill, Hary Tanoesoedibjo: Agar Mudah Ikuti Perkembangan Zaman
Rabu, 22 Februari 2023 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Hary Tanoesoedibjo juga menjelaskan soft skill yang dimaksud adalah sosok yang berkeinginan kuat untuk belajar, selalu disiplin dan pantang menyerah. Kemampuan ini memang selalu dibutuhkan dalam hal apapun, termasuk dalam sebuah perusahaan.
Hary Tanoesoedibjo juga mengatakan, soft skill yang terus diasah akan membuat seseorang selalu berimprovisasi dalam hal apapun sehingga mudah mengikuti perkembangan zaman dan tak tergerus arus globalisasi serta ditengah tingginya persaingan yang akan dihadapi.
"Orang yang soft skillnya kuat pasti improvisasinya juga kuat. Selalu ingin belajar, disiplin, dan pantang menyerah. Di tengah kompetisi yang luar biasa, arus globalisasi, maka harus memperkuat soft skill sehingga dalam diri kita timbul improvisasi terus menerus sehingga mudah mengikuti perkembangan zaman," jelasnya
Bahkan, Hary Tanoesoedibjo juga menjabarkan kekuatan soft skill itu memungkinkan seseorang akan unggul dalam persaingan meski tak menguasai suatu bidang tertentu.
"Sehingga dalam diri seseorang seharusnya 70 persen terdiri dari soft skill yang kuat dan 30 persen sisanya untuk hard skillnya," pungkasnya.
Hary Tanoesoedibjo juga mengatakan, soft skill yang terus diasah akan membuat seseorang selalu berimprovisasi dalam hal apapun sehingga mudah mengikuti perkembangan zaman dan tak tergerus arus globalisasi serta ditengah tingginya persaingan yang akan dihadapi.
"Orang yang soft skillnya kuat pasti improvisasinya juga kuat. Selalu ingin belajar, disiplin, dan pantang menyerah. Di tengah kompetisi yang luar biasa, arus globalisasi, maka harus memperkuat soft skill sehingga dalam diri kita timbul improvisasi terus menerus sehingga mudah mengikuti perkembangan zaman," jelasnya
Bahkan, Hary Tanoesoedibjo juga menjabarkan kekuatan soft skill itu memungkinkan seseorang akan unggul dalam persaingan meski tak menguasai suatu bidang tertentu.
"Sehingga dalam diri seseorang seharusnya 70 persen terdiri dari soft skill yang kuat dan 30 persen sisanya untuk hard skillnya," pungkasnya.
(hri)
Lihat Juga :