7 Film Biopik tentang Wanita Indonesia, Cocok Ditonton saat Hari Perempuan Internasional
Senin, 06 Maret 2023 - 15:17 WIB
loading...
Film biopik tentang tokoh perempuan Indonesia salah satunya memotret perjalanan hidup pebulutangkis Susi Susanti. Foto/Time International Films
A
A
A
JAKARTA - Para perempuan Indonesia juga punya kiprah yang luar biasa, dan beberapa di antaranya dianggap punya kisah hidup yang menarik untuk diangkat ke dalam sebuah film panjang.
Sedikitnya ada tujuh film Indonesia yang masuk kategori film biopik tentang tokoh perempuan di Indonesia. Mereka terdiri dari pahlawan nasional hingga pengusaha.
Berikut ini tujuh film biopik Indonesia yang pernah diproduksi, sangat pas ditonton saat momen Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret mendatang.
Baca Juga: 9 Film Marvel Paling Enggak Laku dalam 10 Tahun Terakhir
![7 Film Biopik tentang Wanita Indonesia, Cocok Ditonton saat Hari Perempuan Internasional]()
Foto: Fourcolours Films
Film yang juga berjudul Nana ini disutradarai oleh Kamila Andini, dan merupakan film biopik tentang Raden Nana Sunani, perempuan Sunda yang hidup pada era 1960-an. Ceritanya diadaptasi dari bab pertama novel Jais Darga Namaku karya Ahda Imran.
Before, Now & Then menyoroti kehidupan sulit seorang perempuan pada masa budaya patriarki yang masih sangat kental. Tokoh utamanya adalah Nana (Happy Salma), perempuan yang menikah lagi dengan seorang pria kaya dan terhormat di kampungnya. Namun belakangan, suaminya ketahuan memiliki hubungan dengan perempuan lain.
Sedikitnya ada tujuh film Indonesia yang masuk kategori film biopik tentang tokoh perempuan di Indonesia. Mereka terdiri dari pahlawan nasional hingga pengusaha.
Berikut ini tujuh film biopik Indonesia yang pernah diproduksi, sangat pas ditonton saat momen Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret mendatang.
Baca Juga: 9 Film Marvel Paling Enggak Laku dalam 10 Tahun Terakhir
1. Before, Now & Then (2022)

Foto: Fourcolours Films
Film yang juga berjudul Nana ini disutradarai oleh Kamila Andini, dan merupakan film biopik tentang Raden Nana Sunani, perempuan Sunda yang hidup pada era 1960-an. Ceritanya diadaptasi dari bab pertama novel Jais Darga Namaku karya Ahda Imran.
Before, Now & Then menyoroti kehidupan sulit seorang perempuan pada masa budaya patriarki yang masih sangat kental. Tokoh utamanya adalah Nana (Happy Salma), perempuan yang menikah lagi dengan seorang pria kaya dan terhormat di kampungnya. Namun belakangan, suaminya ketahuan memiliki hubungan dengan perempuan lain.
Lihat Juga :