Kemenkes Sebut Kasus Flu Burung di Indonesia Masih pada Hewan, Epidemiolog: Penularannya Sangat Cepat
Senin, 06 Maret 2023 - 16:06 WIB
loading...
Kasus flu burung di Indonesia telah ditemukan di dua provinsi yakni Kalimantan Selatan dan Jawa Barat. Meski penularannya masih pada hewan, pemerintah diminta serius tanggapi kasus tersebut. Foto/Ilustrasi/Dok.Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Kasus flu burung di Indonesia telah ditemukan di dua provinsi yakni Kalimantan Selatan dan Jawa Barat. Meski penularannya masih pada hewan, pemerintah diminta serius tanggapi kasus tersebut.
Bahkan, Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman, mewanti-wanti agar pemerintah tetap harus mewaspadai ancaman virus flu burung ini.
"Jika flu burung versi H5N1 nantinya bersirkulasi, punya kemampuan menular ke manusia, penularannya akan sangat cepat, terlebih kekebalan tidak ada pada manusia," kata Dicky Budiman baru-baru ini.
"(Jika virus benar menyerang manusia), tapi kekebalan belum dimiliki, flu burung punya potensi mengakibatkan pandemi baru," tambahnya.
Baca Juga: Flu Burung Merebak di Kamboja, Jabar Waspadai Penularan ke Manusia
Diketahui kasus flu burung pada hewan ditemukan di Kalimantan Selatan, tepatnya di peternakan komersial bebek peking, bahkan dianggap mutasi baru H5N1, yaitu H5N1 clade 2.3.4.4b. Sementara, kasus flu burung di Cimahi, Jawa Barat dilaporkan virusnya subtipe H5 dan H7.
Bahkan, Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman, mewanti-wanti agar pemerintah tetap harus mewaspadai ancaman virus flu burung ini.
"Jika flu burung versi H5N1 nantinya bersirkulasi, punya kemampuan menular ke manusia, penularannya akan sangat cepat, terlebih kekebalan tidak ada pada manusia," kata Dicky Budiman baru-baru ini.
"(Jika virus benar menyerang manusia), tapi kekebalan belum dimiliki, flu burung punya potensi mengakibatkan pandemi baru," tambahnya.
Baca Juga: Flu Burung Merebak di Kamboja, Jabar Waspadai Penularan ke Manusia
Diketahui kasus flu burung pada hewan ditemukan di Kalimantan Selatan, tepatnya di peternakan komersial bebek peking, bahkan dianggap mutasi baru H5N1, yaitu H5N1 clade 2.3.4.4b. Sementara, kasus flu burung di Cimahi, Jawa Barat dilaporkan virusnya subtipe H5 dan H7.
Lihat Juga :