CERMIN: Melawan Diri Sendiri dan Menjadi Pahlawan
Rabu, 08 Maret 2023 - 14:26 WIB
loading...
A
A
A
Tapi itu adalah sebuah pilihan yang diambil Ody C Harahap yang duduk di bangku sutradara. Itu adalah pilihan yang diambil secara sadar sepenuhnya.
Kita memang tahu bahwa Riani butuh waktu untuk tak lagi melawan dirinya sendiri, tapi kita tak diberi ruang untuk memahami lebih baik tentang apa yang terjadi pada dirinya dan bagaimana ia bergulat dengan semua itu, dan akhirnya memilih berdamai dengannya. Tahu-tahu Riani dipertemukan dengan trio remaja perempuan penggemar musik dan tanpa banyak cincong keempatnya langsung cocok begitu saja dan bergabung dalam sebuah band.
![CERMIN: Melawan Diri Sendiri dan Menjadi Pahlawan]()
Foto: Bumilangit Studios
Tahu-tahu Riani merasa perlu menggunakan kekuatannya dan menjadi pahlawan. Di titik ini, skenario masih memperlihatkan urgensi dari Riani ketika melihat akibat dari wabah kemarahan yang melanda anak-anak muda di kotanya dan menyebabkan kedua orang tuanya diamuk oleh pemuda tak dikenal.
Di sini kita bisa memahami alasan Riani memutuskan melawan dirinya sendiri yang menjadi lemah karena terus-menerus menggunakan kekuatannya. Tapi kita tahu suatu saat ia akan berhadapan dengan ketakutan terbesarnya: mengkonfrontasi orang tuanya tentang kekuatannya dan tentang yang dilakukannya saat ini.
Di sisi ini pula lah Virgo and the Sparklingsmenjadi relevan buat remaja SMP/SMA yang butuh perhatian dan butuh dukungan dari sekeliling. Ody memberi ruang besar pada bagaimana kisah film ini juga tentang hubungan orang tua dan anak yang saling memahami tapi tak kunjung berani untuk saling mengungkapkan.
Ini tentang anak yang merasa menderita sendirian semasa kecilnya dan dibiarkan begitu saja oleh orang tuanya. Juga tentang orang tua yang ketakutan karena tahu bahwa anaknya punya kekuatan besar dan kelak justru akan membuatnya lemah.
![CERMIN: Melawan Diri Sendiri dan Menjadi Pahlawan]()
Foto: Bumilangit Studios
Dengan lagu-lagu yang dirancang sebagai corong perasaan bagi Riani and the gank membuat Virgo and the Sparklingstak sekadar menjadi film yang menghibur tapi juga bisa menjadi cermin bagi anak-anak seusia mereka. Bahwa setiap anak punya kekuatan/keistimewaan yang seharusnya perlu didukung dan diberi ruang untuk bertumbuh dengan baik.
Bahwa setiap anak juga punya suara yang penting untuk didengar sehingga tak merasa sepi. Bahwa mereka kadang ingin menjadi biasa saja, tak ingin menjadi beda agar bisa 'terlihat'.
Kita memang tahu bahwa Riani butuh waktu untuk tak lagi melawan dirinya sendiri, tapi kita tak diberi ruang untuk memahami lebih baik tentang apa yang terjadi pada dirinya dan bagaimana ia bergulat dengan semua itu, dan akhirnya memilih berdamai dengannya. Tahu-tahu Riani dipertemukan dengan trio remaja perempuan penggemar musik dan tanpa banyak cincong keempatnya langsung cocok begitu saja dan bergabung dalam sebuah band.

Foto: Bumilangit Studios
Tahu-tahu Riani merasa perlu menggunakan kekuatannya dan menjadi pahlawan. Di titik ini, skenario masih memperlihatkan urgensi dari Riani ketika melihat akibat dari wabah kemarahan yang melanda anak-anak muda di kotanya dan menyebabkan kedua orang tuanya diamuk oleh pemuda tak dikenal.
Di sini kita bisa memahami alasan Riani memutuskan melawan dirinya sendiri yang menjadi lemah karena terus-menerus menggunakan kekuatannya. Tapi kita tahu suatu saat ia akan berhadapan dengan ketakutan terbesarnya: mengkonfrontasi orang tuanya tentang kekuatannya dan tentang yang dilakukannya saat ini.
Di sisi ini pula lah Virgo and the Sparklingsmenjadi relevan buat remaja SMP/SMA yang butuh perhatian dan butuh dukungan dari sekeliling. Ody memberi ruang besar pada bagaimana kisah film ini juga tentang hubungan orang tua dan anak yang saling memahami tapi tak kunjung berani untuk saling mengungkapkan.
Ini tentang anak yang merasa menderita sendirian semasa kecilnya dan dibiarkan begitu saja oleh orang tuanya. Juga tentang orang tua yang ketakutan karena tahu bahwa anaknya punya kekuatan besar dan kelak justru akan membuatnya lemah.

Foto: Bumilangit Studios
Dengan lagu-lagu yang dirancang sebagai corong perasaan bagi Riani and the gank membuat Virgo and the Sparklingstak sekadar menjadi film yang menghibur tapi juga bisa menjadi cermin bagi anak-anak seusia mereka. Bahwa setiap anak punya kekuatan/keistimewaan yang seharusnya perlu didukung dan diberi ruang untuk bertumbuh dengan baik.
Bahwa setiap anak juga punya suara yang penting untuk didengar sehingga tak merasa sepi. Bahwa mereka kadang ingin menjadi biasa saja, tak ingin menjadi beda agar bisa 'terlihat'.
Lihat Juga :