alexametrics

Koleksi Busana Memukau Desainer Dunia

loading...
Koleksi Busana Memukau Desainer Dunia
IST
A+ A-
Sejumlah desainer kelas dunia mengeluarkan koleksi terbaru yang siap dilempar ke pasaran. Busana mewah dengan desain memukau dan material berkualitas nomor satu ini, bagi wanita fashionista yang memakainya di sebuah acara pesta, pasti akan menjadi pusat perhatian.

Keinginan wanita untuk tampil cantik dan terlihat istimewa dalam acara khusus menjadi faktor banyaknya pilihan busana pesta. Desainer dunia berkaliber internasional untuk musim ini telah merilis gaungaun pesta baru untuk kalangan elite, selebriti, dan fashionista . Salah satunya Armani Prive.

Asia banyak memengaruhi Giorgio Armani selama beberapa tahun terakhir, seperti juga di koleksi terbaru lini adibusananya ini. Desainer 80 tahun ini memperjelas apa yang menjadi inspirasinya, yaitu bambu. Sebuah pesan yang menunjukkan kerapuhan sekaligus juga kekuatan. Bambu merupakan jenis tumbuhan yang identik dengan negara Jepang sehingga koleksi busana yang ditampilkan pun tidak hanya berupa motif batang dan daun bambu yang terlihat artistik, juga berupa celana palazzo dan jaket kimono.



Selain itu, penggunaan ikat pinggang besar yang disebut obi dalam bahasa Jepang juga menunjukkan kekhasan busana Asia. Warna palet yang dipilih juga didominasi dengan nuansa hijau. Meskipun di bagian gaun malam terdapat warna biru dan hitam, motif bambu juga tetap ditampilkan.

Giorgio Armani adalah desainer kenamaan dunia yang mulai menunjukkan tajinya sejak 1975 silam. Dia memulai karier dengan menjadi asisten desainer untuk desainer terkenal Nino Cerutti. Setelah itu, dia bekerja untuk label besar seperti Zenga dan Ungaro. Pada 1975 Armani dan rekannya, Sergio Galeotti, membuka lini produk pakaian pria. Pada tahun 1976 menyusul membuka label busana wanita.

Armani mengunggulkan kualitas dalam produk fashion maupun parfumnya. Sementara itu, desainer asal Amerika Serikat, Zac Posen, banyak menggunakan warna-warna hitam, putih, dan merah untuk koleksi teranyarnya. Tiga warna ini ditampilkan polos tanpa motif maupun kombinasi. G aun yang ditampilkan lebih fokus di potongan laser yang menonjolkan sisi elegan sekaligus klasik. Gaun dengan tambahan cape misalnya, membuat kita teringat pada gaun klasik Charles James. Selain itu, dress hitam off shoulder juga mengingatkan kita akan tampilan sosok Audrey Hepburn.

Pada usia ke-16 Posen menimba ilmu di Parsons, New York, dan meneruskan studinya di St Martins, London. Koleksi perdananya dipersembahkan kepada publik tahun 2001. Beberapa gaun Posen banyak dikenakan oleh bintang film Hollywood berusia muda, seperti Claire Danes dan Natalie Portman.

Rendra Hanggara
(ftr)
preload video
BERITA TERKAIT
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak