Tak Kunjung Dapat Momongan? Coba Ikuti 4 Tips Cepat Hamil Berikut Ini
Jum'at, 10 Maret 2023 - 20:19 WIB
loading...
A
A
A
Profesor Kebidanan dan Ginekologi di Stanford University, Amerika Serikat, Paula Hillard, MD, menyebutkan bahwa wanita yang sedang menjalankan program hamil dianjurkan melakukan skrining kesehatan lebih dulu.
"Jika Anda memiliki masalah medis yang mendasarinya, mereka perlu dikendalikan sebelum Anda dapat hamil dengan aman," ujarnya.
Berapa banyak yang Anda ketahui tentang siklus menstruasi Anda? Apabila benar-benar memahaminya, ini dapat membantu Anda mengetahui kapan waktu paling subur. Masa ovulasi adalah waktu terbaik untuk hamil.
"Inilah waktunya untuk fokus berhubungan seks," ungkap Hillard.
Kemudian, ini juga membantu untuk menyadari tanda-tanda ovulasi, seperti perubahan lendir serviks Anda. Biasanya menjadi tipis dan licin, ketika masa paling subur. Beberapa wanita mungkin juga merasakan rasa sakit di satu sisi.
Pola hidup sehat sangat berpengaruh terhadap kesehatan, dan kesuburan rahim seorang wanita. Rajin olahraga misalnya. Akan tetapi dalam penelitian menunjukkan, terlalu sering olahraga berisiko menghambat kesuburan saat masa ovulasi.
"Terlalu banyak olahraga dapat menyebabkan Anda tidak berovulasi," kata dia.
"Jika Anda memiliki masalah medis yang mendasarinya, mereka perlu dikendalikan sebelum Anda dapat hamil dengan aman," ujarnya.
2. Cek Siklus Menstruasi
Berapa banyak yang Anda ketahui tentang siklus menstruasi Anda? Apabila benar-benar memahaminya, ini dapat membantu Anda mengetahui kapan waktu paling subur. Masa ovulasi adalah waktu terbaik untuk hamil.
"Inilah waktunya untuk fokus berhubungan seks," ungkap Hillard.
Kemudian, ini juga membantu untuk menyadari tanda-tanda ovulasi, seperti perubahan lendir serviks Anda. Biasanya menjadi tipis dan licin, ketika masa paling subur. Beberapa wanita mungkin juga merasakan rasa sakit di satu sisi.
3. Hidup Sehat
Pola hidup sehat sangat berpengaruh terhadap kesehatan, dan kesuburan rahim seorang wanita. Rajin olahraga misalnya. Akan tetapi dalam penelitian menunjukkan, terlalu sering olahraga berisiko menghambat kesuburan saat masa ovulasi.
"Terlalu banyak olahraga dapat menyebabkan Anda tidak berovulasi," kata dia.
Lihat Juga :