alexametrics

Anti-Penuaan untuk Leher

loading...
Anti-Penuaan untuk Leher
.
A+ A-
BAGIAN leher kerap luput apabila wanita sedang melakukan rutinitas perawatan kulit. Padahal, dibandingkan dengan kulit wajah, kulit leher lebih mudah terlihat menua. Perawatan anti-aging khusus leher pun diciptakan untuk mengatasinya.

Tanda penuaan dapat timbul di berbagai bagian wajah. Area kening, sekitar mata, dan mulut adalah area yang kerap menjadi fokus tandatanda penuaan.

Namun, wanita kerap melupakan perawatan daerah leher atau populer dengan Y-Zone. “Memang masih banyak wanita yang hanya memfokuskan perawatan kulit anti-aging pada area sekitar mata dan mulut. Padahal, permasalahan aging berupa rahang dan leher yang mulai mengendur dapat terjadi pada wanita ketika memasuki usia 30 tahun dan hal ini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal,” kata dr Lilik Norawati SpKK, pakar perawatan kulit di Hotel Indonesia Kempinski pada Kamis (10/9).

Dokter yang berpraktik di RSPAD itu menjelaskan, jaringan kulit pada leher cenderung lebih tipis dan lebih jarang mengeluarkan minyak. Maka dari itu, proses penuaan sebenarnya justru terjadi lebih cepat di area tersebut. Selain itu, dr Nora juga menjelaskan, orang Asia memiliki lapisan epidermis lebih padat. Oleh sebab itu, dia menyarankan untuk rutin melembapkan kulit leher dengan menggunakan pelembap yang memakai formulasi serum yang telah diuji coba secara dermatologi.

“Formulasi serum akan bekerja lebih baik pada kulit Asia karena dapat terserap dengan lebih baik. Selain itu, pijatan yang kita lakukan pada Y-Zone saat menggunakan produk juga akan menstimulasi kulit sehingga manfaat dari produk yang kita gunakan akan lebih terasa,” tambah dr Nora.

Sementara itu, menurut Endang Saraswati, Senior Research and Development Manager PT Unilever Indonesia Tbk, berdasarkan hasil riset “Perception of Age Study” oleh Ponds Institute menunjukkan bahwa Y-Zone atau area rahang dan leher, juga berkontribusi secara signifikan pada persepsi mengenai usia wajah. Y-Zone yang tampak kurang kencang dapat menjadikan wajah tampak lebih tua.

Pentingnya produk anti-penuaan di bagian leher membuat beberapa merek perawatan kulit merilis produk khusus perawatan leher. Misalnya saja Ponds yang menghadirkan Age Miracle Firm and Lift. Produk ini menargetkan area rahang dan leher alias Y-Zone agar terasa lebih kencang dan tampak lebih muda. “Berbeda dengan perawatan anti-aging lainnya, inovasi terbaru dari Ponds ini telah disesuaikan dengan kebutuhan kulit wajah wanita Asia yang unik dan berbeda,” kata Fiona Anjani, Head of Marketing Face CarePT Unilever Indonesia Tbk.

Fiona juga menjelaskan, rangkaian perawatan ini dilengkapi dengan teknologi potent lifting complex yang dikenal membantu memberikan rasa kencang untuk YZone untuk kulit tampak hingga 10 tahun lebih muda.

Rangkaian perawatan Ponds Age Miracle firm & lift terdiri atas tiga langkah, yaitu Targeted Lifting Serum Massager yang dilengkapi dengan build-in roller massager unik untuk memberikan pijatan pada Y-Zone , Firming & Lifting Day Cream SPF30 PA+++ yang memberikan perlindungan lebih dari sinar UVA/B, dan Eye Contour Lifter dengan aplikator yang didesain khusus untuk area sekitar mata.

Beberapa merek lain juga meluncurkan produk perawatan yang dikhususkan untuk daerah leher. Salah satunya Dr Nick Lowe Secret is Out Neck & Décolleté Firming Cream. Dilansir dari Dailymail , produk ini mengandung bahan aktif peptida yang dikombinasikan dengan kandungan UVA dan UVB. Tak hanya itu, produk ini juga dilengkapi retinoid sehingga kerutan-kerutan di leher dapat ditanggulangi.

Kombinasi kandungan tersebut juga bisa memicu produksi kolagen pada area kulit leher sehingga akan membuat tampilan leher terlihat lebih muda. Perawatan kulit leher tak hanya berbentuk krim atau serum, juga bisa berbentuk masker. Hal itulah yang dihadirkan oleh Karuna Luxe Skin Regenerating Neck Mask. Masker ini terbuat dari teknologi silika yang dapat membuat tampilan leher lebih kenyal dan awet muda.

“Anda dapat menempatkan masker ini di leher Anda. Masker ini akan memberikan uap air yang menggantikan kelenjar minyak yang jumlahnya lebih sedikit di leher,” kata dokter kulit Zoe Diana Draelos, dilansir dari Allure.com .

Dwi nur ratnaningsih
(ars)
BERITA TERKAIT
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak