15 Kosakata yang Sering Muncul dalam Drama Korea
Kamis, 16 Maret 2023 - 18:22 WIB
loading...
A
A
A
Kamsahamnida (dibaca: kam-sa-ham-mi-da) adalah ucapan terima kasih secara formal. Sedangkan gomawo juga punya arti yang sama, tapi biasanya diucapkan pada teman sebaya atau orang yang punya hubungan dekat dalam lingkup informal.
![15 Kosakata yang Sering Muncul dalam Drama Korea]()
Foto: SBS
Hwaiting atau juga sering disebut fighting adalah ungkapan informal yang diucapkan untuk menyemangati seseorang. Misalnya saat orang tersebut akan mengikuti ujian, lomba, atau sesuatu yang membutuhkan penyemangat.
![15 Kosakata yang Sering Muncul dalam Drama Korea]()
Foto: tvN
Appa dan eomma berarti "ayah" dan "ibu", tapi dipakai untuk percakapan informal. Jika ingin formal, maka menggunakan abeoji dan eomeoni. Untuk anak laki-laki disebut adeul, sementara anak perempuan disebut ttal.
Untuk anak-anak, adik laki-laki menyebut kakak laki-lakinya dengan sapaan hyung. Sementara untuk kakak perempuannya, adik laki-laki menyebut nuna.
Untuk kakak perempuan, adik perempuan menyebut eonni. Sementara adik perempuan menyebut kakak laki-lakinya dengan oppa. Namun panggilan oppa juga bisa dipakai untuk panggilan sayang perempuan untuk pacarnya.
Baca Juga: 6 Drama Korea Rating Tertinggi Minggu Kedua Maret 2023
![15 Kosakata yang Sering Muncul dalam Drama Korea]()
Foto: Netflix
Tiga kata ini punya arti yang mirip. Hajima berarti "jangan", dan biasanya digunakan sebagai kata larangan. Andwae berarti "tidak" yang berupa sebuah ketidaksetujuan terhadap sesuatu atau ekspresi kaget seperti "oh, tidak". Sedangkan ani atau aniyo juga berarti "tidak" atau "bukan begitu".
![15 Kosakata yang Sering Muncul dalam Drama Korea]()
Foto: tvN
Omo bisa diartikan dengan kata "ya, ampun" untuk menunjukkan rasa kaget atau takjub. Sedangkan jinja bisa berarti "benarkah?" untuk memastikan kebenaran akan sesuatu.
![15 Kosakata yang Sering Muncul dalam Drama Korea]()
Foto: JTBC
Eotteoke atau ottoke bisa dipakai saat kita bertanya sesuatu, misalnya tentang cara melakukan atau menggunakan sesuatu.
5. Hwaiting/Fighting! - Semangat!!

Foto: SBS
Hwaiting atau juga sering disebut fighting adalah ungkapan informal yang diucapkan untuk menyemangati seseorang. Misalnya saat orang tersebut akan mengikuti ujian, lomba, atau sesuatu yang membutuhkan penyemangat.
6. Appa, Eomma, dan Sebutan untuk Anggota Keluarga

Foto: tvN
Appa dan eomma berarti "ayah" dan "ibu", tapi dipakai untuk percakapan informal. Jika ingin formal, maka menggunakan abeoji dan eomeoni. Untuk anak laki-laki disebut adeul, sementara anak perempuan disebut ttal.
Untuk anak-anak, adik laki-laki menyebut kakak laki-lakinya dengan sapaan hyung. Sementara untuk kakak perempuannya, adik laki-laki menyebut nuna.
Untuk kakak perempuan, adik perempuan menyebut eonni. Sementara adik perempuan menyebut kakak laki-lakinya dengan oppa. Namun panggilan oppa juga bisa dipakai untuk panggilan sayang perempuan untuk pacarnya.
Baca Juga: 6 Drama Korea Rating Tertinggi Minggu Kedua Maret 2023
7. Hajima/Andwae/Ani - Jangan/Tidak

Foto: Netflix
Tiga kata ini punya arti yang mirip. Hajima berarti "jangan", dan biasanya digunakan sebagai kata larangan. Andwae berarti "tidak" yang berupa sebuah ketidaksetujuan terhadap sesuatu atau ekspresi kaget seperti "oh, tidak". Sedangkan ani atau aniyo juga berarti "tidak" atau "bukan begitu".
8. Omo Jinja?! - Ya Ampun, Beneran?!

Foto: tvN
Omo bisa diartikan dengan kata "ya, ampun" untuk menunjukkan rasa kaget atau takjub. Sedangkan jinja bisa berarti "benarkah?" untuk memastikan kebenaran akan sesuatu.
9. Eotteoke - Bagaimana?

Foto: JTBC
Eotteoke atau ottoke bisa dipakai saat kita bertanya sesuatu, misalnya tentang cara melakukan atau menggunakan sesuatu.
Lihat Juga :