Tidak Melulu Kuat, Ini 6 Kelemahan Saitama dari One Punch Man
Minggu, 26 Maret 2023 - 07:50 WIB
loading...
A
A
A
Metode utama serangan Saitama adalah pukulannya, sesuatu yang jelas pas terhadap target besar. Tapi, hal yang sama tidak bisa dikatakan pada target yang lebih kecil, karena mustahil bagi Saitama untuk berfokus pada kekuatan pukulannya di satu ruangan. Karena area efek pukulannya sangat besar, berkonsentrasi pada obyek kecil dan bergerak itu agak mustahil.
Ini jelas terlihat ketika Saitama berusaha membunuh seekor nyamuk. Serangga kecil itu sepertinya tidak sebanding dengan kecepatannya. Meski begitu, Saitama tetap tidak bisa menyingkirkan nyamuk yang terus berhasil menghindari setiap serangannya dengan mudah. Kurangnya pelatihan strategis juga menjadi nyata di sini karena Saitama tidak bisa memprediksi atau mencegah gerakan nyamuk itu.
![Tidak Melulu Kuat, Ini 6 Kelemahan Saitama dari One Punch Man]()
Foto: The Gamer
Saitama hanya butuh satu pukulan untuk menyelesaikan musuhnya. Pukulan kuatnya menjadi jurus khasnya untuk mengakhiri setiap pertarungan. Masalahnya, fakta gaya bertarungnya itu sudah menjadi terlalu gampang ditebak. Karena kekuatan Saitama hanyalah kecepatan, kekuatan, dan ketangguhan fisiknya, menemukan kelemahannya bisa jadi cukup mudah.
Tanpa pelatihan seni bela diri dan pemikiran strategis, Saitama selalu masuk pertarungan begitu saja. Dia menghadapi setiap musuh dengan pukulannya. Hanya masalah waktu sebelum gaya khas Saitama ini jadi terlalu mubazir dan kekurangannya menjadi korban eksploitasi.
![Tidak Melulu Kuat, Ini 6 Kelemahan Saitama dari One Punch Man]()
Foto: Collider
Saitama memang mendemonstrasikan kalau dia agak cerdas. Tapi, itu tidak bisa menutupi fakta kalau dia jelas bukanlah yang paling cerdas di serial ini. Kurang cerdasnya Saitama ini bisa menjadi salah satu kelemahan terbesarnya, dengan para penjahat hanya butuh kecerdikan untuk mempecundanginya.
Jawaban Saitama terhadap sebagian besar hambatan adalah memukul. Sementara itu mungkin berhasil baginya, sejumlah masalah butuh sedikit kekuatan otak. Situasi apa pun yang menggunakan sedikit otot otak bisa dengan mudah menghambat Saitama, misalnya penyanderaan.
Ini jelas terlihat ketika Saitama berusaha membunuh seekor nyamuk. Serangga kecil itu sepertinya tidak sebanding dengan kecepatannya. Meski begitu, Saitama tetap tidak bisa menyingkirkan nyamuk yang terus berhasil menghindari setiap serangannya dengan mudah. Kurangnya pelatihan strategis juga menjadi nyata di sini karena Saitama tidak bisa memprediksi atau mencegah gerakan nyamuk itu.
4. Kurang Variasi Serangan

Foto: The Gamer
Saitama hanya butuh satu pukulan untuk menyelesaikan musuhnya. Pukulan kuatnya menjadi jurus khasnya untuk mengakhiri setiap pertarungan. Masalahnya, fakta gaya bertarungnya itu sudah menjadi terlalu gampang ditebak. Karena kekuatan Saitama hanyalah kecepatan, kekuatan, dan ketangguhan fisiknya, menemukan kelemahannya bisa jadi cukup mudah.
Tanpa pelatihan seni bela diri dan pemikiran strategis, Saitama selalu masuk pertarungan begitu saja. Dia menghadapi setiap musuh dengan pukulannya. Hanya masalah waktu sebelum gaya khas Saitama ini jadi terlalu mubazir dan kekurangannya menjadi korban eksploitasi.
3. Kurang Cerdas

Foto: Collider
Saitama memang mendemonstrasikan kalau dia agak cerdas. Tapi, itu tidak bisa menutupi fakta kalau dia jelas bukanlah yang paling cerdas di serial ini. Kurang cerdasnya Saitama ini bisa menjadi salah satu kelemahan terbesarnya, dengan para penjahat hanya butuh kecerdikan untuk mempecundanginya.
Jawaban Saitama terhadap sebagian besar hambatan adalah memukul. Sementara itu mungkin berhasil baginya, sejumlah masalah butuh sedikit kekuatan otak. Situasi apa pun yang menggunakan sedikit otot otak bisa dengan mudah menghambat Saitama, misalnya penyanderaan.
Lihat Juga :