Rio Febrian, Langit Sore, dan Frau Puaskan Puluhan Ribu Penonton Prambanan Jazz Festival
Minggu, 19 Juli 2020 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Langit Sore tidak menampik terimbas dampak pandemi COVID-19. Hampir seluruh pekerjaan dibatalkan dan ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Meskipun demikian, mereka berusaha untuk terus bergerak dengan membuat konten. Menjadi salah satu pengisi acara Prambanan Jazz Online membuat Langit Sore antusias.
Selepas Langit Sore, Frau mengambil alih panggung yang didirikan di komplek Candi Prambanan. Penyanyi asal Yogyakarta itu menyanyikan enam lagu yaitu Intensity, Intimately, Mesin Penenun Hujan, Negentropy 5 In E Major, Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa, dan Arah.
"Saya senang terlibat dalam Prambanan Jazz Online. Acara ini juga untuk menggalang donasi bagi teman-teman pekerja event, jadi yang punya kocek lebih bisa berdonasi," katanya.
Rio Febrian tampil sebagai penampil pamungkas konser PJF virtual yang berlangsung selama 120 menit itu. Rio yang sekarang bersama istri dan anak-anaknya tinggal di Yogyakarta membawakan lagu-lagu antara lain Tiada Kata Berpisah, Jenuh, Hanya Hatiku Yang Mampu, Ku Ada di Sini, Bukan Untukku, Aku Bertahan, dan Nada Kasih.
"Senang sekali bisa tampil di sini. Prambanan Jazz ini jadi event tahunan. Kalau tidak ada Prambanan Jazz belum tentu bisa bertemu teman-teman," kata Rio.
Selepas Langit Sore, Frau mengambil alih panggung yang didirikan di komplek Candi Prambanan. Penyanyi asal Yogyakarta itu menyanyikan enam lagu yaitu Intensity, Intimately, Mesin Penenun Hujan, Negentropy 5 In E Major, Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa, dan Arah.
"Saya senang terlibat dalam Prambanan Jazz Online. Acara ini juga untuk menggalang donasi bagi teman-teman pekerja event, jadi yang punya kocek lebih bisa berdonasi," katanya.
Rio Febrian tampil sebagai penampil pamungkas konser PJF virtual yang berlangsung selama 120 menit itu. Rio yang sekarang bersama istri dan anak-anaknya tinggal di Yogyakarta membawakan lagu-lagu antara lain Tiada Kata Berpisah, Jenuh, Hanya Hatiku Yang Mampu, Ku Ada di Sini, Bukan Untukku, Aku Bertahan, dan Nada Kasih.
"Senang sekali bisa tampil di sini. Prambanan Jazz ini jadi event tahunan. Kalau tidak ada Prambanan Jazz belum tentu bisa bertemu teman-teman," kata Rio.
Lihat Juga :