7 Profesi dalam Industri Film yang Belum Banyak Orang Tahu
Sabtu, 08 April 2023 - 15:00 WIB
loading...
Ada banyak profesi dalam industri perfilman yang belum diketahui orang awam. Foto/careersinfilm.com
A
A
A
JAKARTA - Industri perfilman sebenarnya penuh dengan profesi di balik layar yang belum banyak diketahui orang awam.
Dari yang membutuhkan keahlian spesifik dan teknis hingga yang membutuhkan kecekatan, berikut ini tujuh profesi dalam industri perfilman yang belum banyak orang tahu.
Baca Juga: 10 Film Indonesia Terbaik Sedekade Terakhir dan Tempat Nontonnya
![7 Profesi dalam Industri Film yang Belum Banyak Orang Tahu]()
Foto: Shutterstock
Orang yang menangani visual continuity bertugas untuk menjaga script continuity atau kesinambungan gambar antar-shot.
![7 Profesi dalam Industri Film yang Belum Banyak Orang Tahu]()
Foto: Shutterstock
Profesi ini berada dalam naungan departemen produksi. Seorang line producer bertugas untuk menjalankan seluruh rancangan kerja yang dibuat oleh produser setiap harinya.
![7 Profesi dalam Industri Film yang Belum Banyak Orang Tahu]()
Foto: careersinfilm.com
Pembantu Umum juga berada dalam departemen produksi, tapi bertugas untuk mempersiapkan konsumsi dan kebutuhan lain. Meskipun begitu, Pembantu Umum memiliki peranan penting, terlebih untuk menjaga agar suasana syuting tetap nyaman.
![7 Profesi dalam Industri Film yang Belum Banyak Orang Tahu]()
Foto: hollywood.com
Ketika terjadi kebutuhan yang mendesak selama proses syuting, maka production assistant yang bertugas untuk bergerak cepat dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Posisi ini biasanya dikerjakan oleh tenaga magang yang sedang mempelajari alur produksi sebuah film.
![7 Profesi dalam Industri Film yang Belum Banyak Orang Tahu]()
Foto:Adobe Stock
Profesi Digital Imaging Technician atau disebut D.I.T bertugas untuk memanajemen data hasil pengambilan gambar. Posisi ini sangat penting agar tidak terjadi permasalahan yang berarti terhadap data tersebut.
![7 Profesi dalam Industri Film yang Belum Banyak Orang Tahu]()
Foto:theclippingpathservice.com
Setelah proses produksi terlewati, kini video hasil pengambilan gambar diproses dalam proses pascaproduksi. Seorang rotoscope artist bertugas untuk menghapus objek yang tidak diperlukan dalam gambar, misalnya minuman sutradara yang tertinggal di dalam set.
Baca Juga: 10 Film Indonesia Terfavorit Pemenang Penghargaan pada 2013-2022 dan Tempat Menontonnya
![7 Profesi dalam Industri Film yang Belum Banyak Orang Tahu]()
Foto:ultimateactionmovies.com
Apabila seorang sutradara menginginkan efek suara tambahan, foley artist bertugas untuk memanipulasi suara tersebut. Efek suara dibutuhkan agar sebuah gambar lebih dapat berbicara kepada penonton, misalkan dengan suara langkah kaki.
GenSINDO
Fransiskus Dicha Sidabutar
Universitas Kristen Indonesia
Dari yang membutuhkan keahlian spesifik dan teknis hingga yang membutuhkan kecekatan, berikut ini tujuh profesi dalam industri perfilman yang belum banyak orang tahu.
Baca Juga: 10 Film Indonesia Terbaik Sedekade Terakhir dan Tempat Nontonnya
1. Visual Continuity

Foto: Shutterstock
Orang yang menangani visual continuity bertugas untuk menjaga script continuity atau kesinambungan gambar antar-shot.
2. Line Producer

Foto: Shutterstock
Profesi ini berada dalam naungan departemen produksi. Seorang line producer bertugas untuk menjalankan seluruh rancangan kerja yang dibuat oleh produser setiap harinya.
3. Pembantu Umum

Foto: careersinfilm.com
Pembantu Umum juga berada dalam departemen produksi, tapi bertugas untuk mempersiapkan konsumsi dan kebutuhan lain. Meskipun begitu, Pembantu Umum memiliki peranan penting, terlebih untuk menjaga agar suasana syuting tetap nyaman.
4. Production Assistant

Foto: hollywood.com
Ketika terjadi kebutuhan yang mendesak selama proses syuting, maka production assistant yang bertugas untuk bergerak cepat dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Posisi ini biasanya dikerjakan oleh tenaga magang yang sedang mempelajari alur produksi sebuah film.
5. Digital Imaging Technician

Foto:Adobe Stock
Profesi Digital Imaging Technician atau disebut D.I.T bertugas untuk memanajemen data hasil pengambilan gambar. Posisi ini sangat penting agar tidak terjadi permasalahan yang berarti terhadap data tersebut.
6. Rotoscope Artist

Foto:theclippingpathservice.com
Setelah proses produksi terlewati, kini video hasil pengambilan gambar diproses dalam proses pascaproduksi. Seorang rotoscope artist bertugas untuk menghapus objek yang tidak diperlukan dalam gambar, misalnya minuman sutradara yang tertinggal di dalam set.
Baca Juga: 10 Film Indonesia Terfavorit Pemenang Penghargaan pada 2013-2022 dan Tempat Menontonnya
7. Foley Artist

Foto:ultimateactionmovies.com
Apabila seorang sutradara menginginkan efek suara tambahan, foley artist bertugas untuk memanipulasi suara tersebut. Efek suara dibutuhkan agar sebuah gambar lebih dapat berbicara kepada penonton, misalkan dengan suara langkah kaki.
GenSINDO
Fransiskus Dicha Sidabutar
Universitas Kristen Indonesia
(ita)
Lihat Juga :