Mengumpat Bagus untuk Kesehatan Mental, Ini Batasan Wajarnya per Hari

Rabu, 03 Mei 2023 - 15:50 WIB
loading...
Mengumpat Bagus untuk...
Mengumpat atau memaki sebenarnya bagus untuk kesehatan mental, tapi ada batas wajarnya. Foto/Dimitri Otis, Getty Images
A A A
JAKARTA - Mengumpat, memaki, atau berkata kasar dianggap sebagai sesuatu yang buruk. Padahal, melakukannya bisa berakibat positif bagi kesehatan mental kita.

Sebagai manusia, tentu kita punya emosi negatif yang selalu ingin dikeluarkan. Merasa sedih, marah, dan kecewa pastinya juga adalah emosi yang normal dan tidak salah.

Melihat orang yang melontarkan umpatan dan makian, kita yang mendengarnya bisa jadi kaget dan kesal. Namun ternyata bagi orang yang sedang dilanda rasa kesal dan marah, melontarkan umpatan dan makin memiliki dampak yang bagus untuk mentalnya.

Baca Juga: 6 Masalah Kesehatan Mental yang Sering Dialami Gen Z

Hal itu disampaikan oleh psikolog Raffaello Antonino. "Mengumpat bisa memberi efek yang melegakan bagi mereka yang sedang frustasi. Mereka yang melontarkan kata kasar juga bisa meluapkan emosi secara langsung," ujarnya dikutip dari Healthline.

Hal. senada juga disampaikan oleh terapis pasangan dan seks Kyle Zrenchik. Menurutnya orang yang sering mengumpat berpengaruh pada psikologis mereka.

"Orang yang sering mengumpat saat mereka stres atau menghadapi masalah, bisa membantu meredakan sedikit beban yang ditanggungnya. Hal itu juta sangat bagus untuk meredakan stres psikologis dan fisiologis," ungkap Kyle.

Selain itu mengumpat juga bisa meredakan stres tanpa bantuan obat-obatan pereda stres. "Mengumpat dapat meredakan stres secara alami. Tanpa efek samping dan tanpa biaya. Ini cara yang benar-benar alami, gratis, dan mudah diakses meskipun pengaruhnya hanya sedikt," tambah Kyle.

Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam The Journal of Pain pada 2011 juga menyimpulkan bahwa mengumpat selama merasa sakit hati dan emosional bisa membuat seseorang dapat merasa lebih reda. Namun perlu diingat, umpatannya pun tidak berlebihan dan hanya 60 kata umpatan per hari.

Baca Juga: 5 Drama Korea Romantis Pacaran Putus-Sambung Berakhir Happy Ending

“Mengumpat adalah bentuk bahasa yang sangat emosional, dan temuan kami menunjukkan bahwa penggunaan kata-kata umpatan yang berlebihan dapat mengurangi efek emosionalnya,” kata Richard Stephens, dosen psikologi di Keele University.

"Bila diucapkan secukupnya, mengumpat bisa menjadi pereda rasa sakit hati yang efektif dalam jangka waktu pendek. Namun, jika Anda terbiasa mengumpat sepanjang waktu, penelitian kami menunjukkan bahwa Anda tidak akan mendapatkan efek yang sama,” katanya.
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Rofi, Anak Pedagang...
Kisah Rofi, Anak Pedagang Ikan Keliling yang Lolos SNBP dan Kuliah di UGM
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Berita Terkini
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved