One Piece 1083 Dikabarkan Perkenalkan 9 Ksatria Suci dari Reverie
Selasa, 09 Mei 2023 - 05:57 WIB
loading...
A
A
A
Tapi, terduga spoiler itu tidak memberikan keterangan spesifik apakah itu diceritakan dalam konteks flashback atau kontemporer, yang juga mempengaruhi pemahaman pembaca atas kapan Lulusia dihancurkan. Lebih lanjut, kedelapan kerajaan ini menolak membayar pajak kepada Pemerintah Dunia. Makanya, Pemerintah Dunia mengirim Ksatria Suci untuk mengatasi mereka. Mereka disebut total terdiri atas 9 orang.
Terduga spoiler itu kemudian mengklaim kalau Sabo, Karasu, Morley, dan Lindbergh bertarung melawan Laksama Fujitora dan Ryokugyu. Penggemar juga melihat Karasu menembakkan gagak ke arah Fujitora sementara Morley berhasil menikam Ryokugyu. Kemudian, CP0 mengintervensi pertarungan itu dan mengungkapkan kalau mereka telah menahan Vivi Nefertari.
Sabo kemudian mengatakan, misi utama mereka dalam pergi ke Reverie sudah selesai. Mereka mendeklarasikan perang kepada Pemerintah Dunia, menghacurkan simbol mereka dalam bentuk bendera mereka, dan membebaskan Bartholomew Kuma. Dragon kemudian mengatakan, perang asli kini sudah dimulai dengan aksi Ksatria Suci.
Dragon kemudian mengatakan kalau Pasukan Revolusioner telah melakukan gerakan pertama mereka dalam perang dengan menghancurkan kapal suplai yang menuju ke Mariejois. Sebuah koran kemudian terlihat dengan memperlihatkan mayat Raja Nefertari Cobra tergeletak di sebelah Sabo. Di flashback, Cobra—saat Reverie—terlihat pergi ke pertemuan dengan Gorosei.
Tapi, sebelum pergi ke pertamuan itu, Cobra meminta Pell dan Chaka merawat putrinya, Vivi. Pell dan Chaka adalah dua Roh Penjaga yang men jadi perwakilan Kerajaan Alabasta. Vivi juga terlihat di akhir chapter itu sementara Karasu bertarung melawan Fujitora dan Morley melawan Ryokugyu.
Terduga spoiler itu juga menambahkan informasi tambahan dari Chapter 1.083. Tambahan itu mengklaim penggemar akan melihat aksi ciamik dari Karasu dan juga Fujitora bersiap melakukan serangan besar-besaran kepada Komanda Pasukan Revolusioner itu. Tapi, serangan itu tidak terlihat karena adegannya pindah ke Sabo.
Terduga spoiler itu kemudian mengklaim kalau Sabo, Karasu, Morley, dan Lindbergh bertarung melawan Laksama Fujitora dan Ryokugyu. Penggemar juga melihat Karasu menembakkan gagak ke arah Fujitora sementara Morley berhasil menikam Ryokugyu. Kemudian, CP0 mengintervensi pertarungan itu dan mengungkapkan kalau mereka telah menahan Vivi Nefertari.
Sabo kemudian mengatakan, misi utama mereka dalam pergi ke Reverie sudah selesai. Mereka mendeklarasikan perang kepada Pemerintah Dunia, menghacurkan simbol mereka dalam bentuk bendera mereka, dan membebaskan Bartholomew Kuma. Dragon kemudian mengatakan, perang asli kini sudah dimulai dengan aksi Ksatria Suci.
Dragon kemudian mengatakan kalau Pasukan Revolusioner telah melakukan gerakan pertama mereka dalam perang dengan menghancurkan kapal suplai yang menuju ke Mariejois. Sebuah koran kemudian terlihat dengan memperlihatkan mayat Raja Nefertari Cobra tergeletak di sebelah Sabo. Di flashback, Cobra—saat Reverie—terlihat pergi ke pertemuan dengan Gorosei.
Tapi, sebelum pergi ke pertamuan itu, Cobra meminta Pell dan Chaka merawat putrinya, Vivi. Pell dan Chaka adalah dua Roh Penjaga yang men jadi perwakilan Kerajaan Alabasta. Vivi juga terlihat di akhir chapter itu sementara Karasu bertarung melawan Fujitora dan Morley melawan Ryokugyu.
Terduga spoiler itu juga menambahkan informasi tambahan dari Chapter 1.083. Tambahan itu mengklaim penggemar akan melihat aksi ciamik dari Karasu dan juga Fujitora bersiap melakukan serangan besar-besaran kepada Komanda Pasukan Revolusioner itu. Tapi, serangan itu tidak terlihat karena adegannya pindah ke Sabo.
Lihat Juga :