Star-Lord Akui Kemenangan Thanos di Infinity War Adalah Salahnya
Selasa, 09 Mei 2023 - 23:51 WIB
loading...
A
A
A
Peristiwa di Guardians of the Galaxy Vol. 3 sebagian besar terpisah dari apa yang terjadi di MCU. Tapi, karena film itu masih menjadi bagian dari franchise itu, maka kontinuitas pun harus dibangun. Itulah yang terjadi dengan ingatan Star-Lord atas apa yang terjadi di planet Titan.
Pengakuan itu terjadi ketika Peter menjelaskan hubungan rumitnya dengan Gamora 2014. Peter mengeluhkan tentang hubungan masa lalu mereka dan bagaimana itu berubah ketika Thanos membunuh anak angkatnya itu di Vormir. Selama ocehan emosionalnya ini, Star-Lord mengakui kesalahannya di Titan.
“Jawabannya adalah dulu kami saling mencintai. Ya, dia dulu pacarku, hanya, dia tidak ingat karena itu bukan dia. Karena bapaknya melemparnya dari tebing ajaib dan dia mati. Dan, lalu aku kehilangan kesabaran dan hampir menghancurkan separuh semesta,” kata Peter di Guardians of the Galaxy Vol. 3.
![Star-Lord Akui Kemenangan Thanos di Infinity War Adalah Salahnya]()
Foto: YouTube
Meski tampil di Thor: Love and Tunder setelah Infinity Saga, ini adalah kali pertamanya peran Star-Lord dalam kemenangan Thanos di Avengers: Infinity War diakui di MCU. Yang menarik, sutradara trilogi Guardians of the Galaxy, James Gunn, merasa, Peter tidak akan benar-benar memukul Thanos. Menurut James, itu bukan karakter pemimpin Guardians. Meskipun, berkali-kali, emosi Star-Lord labil. Melihat reaksi marahnya terhadap pengakuan Ego yang membunuh ibunya membuktikan ini.
Sebenarnya, apa yang terjadi di Infinity War bukanlah hanya karena Peter. Meski aksinya di Titan memang berkontribusi atas kemenangan Thanos, ini bukan satu-satunya alasan mengapa Avengers kalah di film itu. Ada faktor lain yang berkontribusi pada peristiwa itu, termasuk kesalahan Thor di akhir film tersebut. Meski begitu, setidaknya Star-Lord masih punya peluang memperbaiki kesalahannya karena dia akan kembali ke MCU.
Pengakuan itu terjadi ketika Peter menjelaskan hubungan rumitnya dengan Gamora 2014. Peter mengeluhkan tentang hubungan masa lalu mereka dan bagaimana itu berubah ketika Thanos membunuh anak angkatnya itu di Vormir. Selama ocehan emosionalnya ini, Star-Lord mengakui kesalahannya di Titan.
“Jawabannya adalah dulu kami saling mencintai. Ya, dia dulu pacarku, hanya, dia tidak ingat karena itu bukan dia. Karena bapaknya melemparnya dari tebing ajaib dan dia mati. Dan, lalu aku kehilangan kesabaran dan hampir menghancurkan separuh semesta,” kata Peter di Guardians of the Galaxy Vol. 3.

Foto: YouTube
Meski tampil di Thor: Love and Tunder setelah Infinity Saga, ini adalah kali pertamanya peran Star-Lord dalam kemenangan Thanos di Avengers: Infinity War diakui di MCU. Yang menarik, sutradara trilogi Guardians of the Galaxy, James Gunn, merasa, Peter tidak akan benar-benar memukul Thanos. Menurut James, itu bukan karakter pemimpin Guardians. Meskipun, berkali-kali, emosi Star-Lord labil. Melihat reaksi marahnya terhadap pengakuan Ego yang membunuh ibunya membuktikan ini.
Sebenarnya, apa yang terjadi di Infinity War bukanlah hanya karena Peter. Meski aksinya di Titan memang berkontribusi atas kemenangan Thanos, ini bukan satu-satunya alasan mengapa Avengers kalah di film itu. Ada faktor lain yang berkontribusi pada peristiwa itu, termasuk kesalahan Thor di akhir film tersebut. Meski begitu, setidaknya Star-Lord masih punya peluang memperbaiki kesalahannya karena dia akan kembali ke MCU.
(alv)
Lihat Juga :