6 Permainan Tradisional Negeri Ginseng Terpopuler, Nomor 4 Mirip Monopoli
Rabu, 10 Mei 2023 - 10:59 WIB
loading...
Korea Selatan memiliki banyak permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak dan dewasa. Foto/Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Korea Selatan memiliki banyak permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak dan dewasa. Beberapa di antaranya sangat populer dan masih dimainkan hingga saat ini. Berikut adalah 6 permainan tradisional Korea Selatan yang populer.
1.Tuho
![6 Permainan Tradisional Negeri Ginseng Terpopuler, Nomor 4 Mirip Monopoli]()
Foto/Wikipedia
Tuho dimainkan menggunakan sebuah tongkat atau anak panah yang dilengkapi dengan beberapa lubang di atasnya.
Pemain harus melemparkan beberapa potongan kayu ke dalam lubang tersebut, dengan tujuan memperoleh nilai tertinggi.Pada zaman dulu, permainan ini sangat populer di istana dan dimainkan oleh bangsawan kerajaan hingga masyarakat biasa.
2.Jegichagi
![6 Permainan Tradisional Negeri Ginseng Terpopuler, Nomor 4 Mirip Monopoli]()
Foto/tgrcampaign.com
Jegichagi adalah permainan yang sangat populer di kalangan anak-anak Korea Selatan. Permainan ini dilakukan dengan cara memainkan bola kecil yang terbuat dari kertas atau kulit yang dikemas dengan serat.Pemain harus menjaga bola tetap berada di udara dan memukulnya dengan kaki sebanyak mungkin.
Baca juga: Kurangi Kecanduan Gawai pada Anak, Mahasiswa UNY Inisiasi Permainan Tradisional
1.Tuho

Foto/Wikipedia
Tuho dimainkan menggunakan sebuah tongkat atau anak panah yang dilengkapi dengan beberapa lubang di atasnya.
Pemain harus melemparkan beberapa potongan kayu ke dalam lubang tersebut, dengan tujuan memperoleh nilai tertinggi.Pada zaman dulu, permainan ini sangat populer di istana dan dimainkan oleh bangsawan kerajaan hingga masyarakat biasa.
2.Jegichagi

Foto/tgrcampaign.com
Jegichagi adalah permainan yang sangat populer di kalangan anak-anak Korea Selatan. Permainan ini dilakukan dengan cara memainkan bola kecil yang terbuat dari kertas atau kulit yang dikemas dengan serat.Pemain harus menjaga bola tetap berada di udara dan memukulnya dengan kaki sebanyak mungkin.
Baca juga: Kurangi Kecanduan Gawai pada Anak, Mahasiswa UNY Inisiasi Permainan Tradisional
Lihat Juga :