Adu Nasib Tanjiro/Nezuko dan Sanemi/Genya, Mana yang Lebih Tragis?
Kamis, 18 Mei 2023 - 21:10 WIB
loading...
A
A
A
Cerita Tanjiro dan Nezuko memang tragis. Kebersamaan mereka di sepanjang serial ini pun cukup menghangatkan dan tak jarang bikin haru. Tanjiro menerima kondisi adiknya apa adanya dan tidak pernah berhenti menyayanginya. Bahkan, Nezuko pulalah yang memotivasinya menjadi Pembasmi Iblis. Nezuko pun menerima perhatian kakaknya itu dan tidak pernah takut untuk membantunya. Keduanya sangat kompak.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan Sanemi dan Genya. Sanemi berusaha melindungi adiknya dengan cara menolak dan mencegahnya untuk bergabung dengan Korps. Sementara, Genya berusaha keras untuk membuktikan kepada sang kakak kalau dia pun punya kemampuan. Pada akhirnya, Sanemi baru bisa mengatakan kalau dia sangat menyayangi Genya ketika napas sudah tinggal di tenggorokan.
Nezuko adalah Iblis. Sementara, Genya bisa berubah menjadi Iblis. Nezuko tidak pernah membuktikan dirinya kepada Tanjiro. Tapi, Genya harus berusaha keras melakukannya. Dia sayang kepada Sanemi dan berusaha meminta maaf atas kesalahpahaman di masa lalu.
Baca Juga: 8 Pedang Nichirin Terbaik di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba
Sementara, Tanjiro dan Sanemi juga berbeda. Tanjiro hanya akan marah besar ketika adiknya diusik, sedangkan Sanemi sepertinya selalu marah sepanjang waktu. Masa lalunya yang keras membuat Sanemi tidak bisa mengekspresikan emosinya dengan baik. Berbeda dengan Tanjiro, Sanemi harus membunuh ibunya demi menyelamatkan adiknya.
Semua yang terjadi di masa lalu dan kini hanya membuat hubungan Sanemi dan Genya jadi lebih tragis ketimbang Tanjiro dan Nezuko. Penggemar yang sudah membaca pasti tahu bagaimana akhir kisah Tanjiro dan Nezuko yang melegakan. Sayang, hal yang sama tidak bisa dikatakan untuk Sanemi dan Genya. Ini hanya membuat kisah mereka jadi lebih tragis ketimbang Tanjiro dan Nezuko. Sanemi harus hidup dalam penyesalan tak berkesudahan.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan Sanemi dan Genya. Sanemi berusaha melindungi adiknya dengan cara menolak dan mencegahnya untuk bergabung dengan Korps. Sementara, Genya berusaha keras untuk membuktikan kepada sang kakak kalau dia pun punya kemampuan. Pada akhirnya, Sanemi baru bisa mengatakan kalau dia sangat menyayangi Genya ketika napas sudah tinggal di tenggorokan.
Nezuko adalah Iblis. Sementara, Genya bisa berubah menjadi Iblis. Nezuko tidak pernah membuktikan dirinya kepada Tanjiro. Tapi, Genya harus berusaha keras melakukannya. Dia sayang kepada Sanemi dan berusaha meminta maaf atas kesalahpahaman di masa lalu.
Baca Juga: 8 Pedang Nichirin Terbaik di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba
Sementara, Tanjiro dan Sanemi juga berbeda. Tanjiro hanya akan marah besar ketika adiknya diusik, sedangkan Sanemi sepertinya selalu marah sepanjang waktu. Masa lalunya yang keras membuat Sanemi tidak bisa mengekspresikan emosinya dengan baik. Berbeda dengan Tanjiro, Sanemi harus membunuh ibunya demi menyelamatkan adiknya.
Semua yang terjadi di masa lalu dan kini hanya membuat hubungan Sanemi dan Genya jadi lebih tragis ketimbang Tanjiro dan Nezuko. Penggemar yang sudah membaca pasti tahu bagaimana akhir kisah Tanjiro dan Nezuko yang melegakan. Sayang, hal yang sama tidak bisa dikatakan untuk Sanemi dan Genya. Ini hanya membuat kisah mereka jadi lebih tragis ketimbang Tanjiro dan Nezuko. Sanemi harus hidup dalam penyesalan tak berkesudahan.
(alv)
Lihat Juga :