Review The Little Mermaid: Memukau Secara Visual, tapi Biasa Saja
Rabu, 24 Mei 2023 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Disney juga tidak banyak mengubah musiknya. Meski Lin-Manuel Miranda masuk, tapi The Little Mermaid tetap memakai musik asli dari versi animasinya yang dibuat Alan Menken. Lin-Manuel membuat dua lagu baru di film ini.
Keberadaan musik ini juga semakin menghidupkan The Little Mermaid. Penonton yang tumbuh dengan film ini akan cepat mengikuti iramanya dan, mungkin, ikut bernyanyi. Mereka juga dengan cepat segera menggoyang-goyangkan kepala begitu Sebastian menyanyikan Under the Sea.
![Review The Little Mermaid: Memukau Secara Visual, tapi Biasa Saja]()
Foto: We Got This Covered
Pemilihan Halle Bailey sebagai Ariel di The Little Mermaid sempat menimbulkan kontroversi karena warna kulitnya. Tapi, Halle menjawabnya dengan memperlihatkan akting dan keindahan suaranya di film ini. Halle menampilkan sosok Ariel yang keras kepala dan selalu penasaran dengan apa pun yang terjadi di sekitarnya.
Halle menggambarkan Ariel sebagai cewek ABG pada umumnya. Dia masih mencari jati diri dan suka melawan orang tua. Itulah yang memang terjadi pada Ariel di film ini. Tapi, Halle kurang menghidupkan sisi tengil Ariel yang selama ini dikenal di versi kartunnya. Meski dia terlihat sebagai seorang ABG yang ceria, tapi, aura seriusnya terlalu kental sehingga mengurangi kekocakan seorang Ariel.
Memerankan Ursula, orang tidak perlu meragukan penampilan Melissa McCarthy. Dia memperlihatkan Ursula yang jahat dan licik dengan penggambaran yang memang pas untuk pasar film yang menyasar anak-anak. Sementara, Sebastian yang disulihsuarakan Daveed Diggs mencuri perhatian di setiap penampilannya.
![Review The Little Mermaid: Memukau Secara Visual, tapi Biasa Saja]()
Foto: Plugged In
Secara keseluruhan, The Little Mermaid adalah usaha menghidupkan film animasi dalam bentuk live-action-nya. Selain dari visual bawah lautnya, tidak ada yang terlalu istimewa di film ini. Terlebih, sebagian besar orang yang pergi menonton film ini sudah tahu jalan ceritanya yang memang tidak berubah sama sekali.
Keberadaan musik ini juga semakin menghidupkan The Little Mermaid. Penonton yang tumbuh dengan film ini akan cepat mengikuti iramanya dan, mungkin, ikut bernyanyi. Mereka juga dengan cepat segera menggoyang-goyangkan kepala begitu Sebastian menyanyikan Under the Sea.

Foto: We Got This Covered
Pemilihan Halle Bailey sebagai Ariel di The Little Mermaid sempat menimbulkan kontroversi karena warna kulitnya. Tapi, Halle menjawabnya dengan memperlihatkan akting dan keindahan suaranya di film ini. Halle menampilkan sosok Ariel yang keras kepala dan selalu penasaran dengan apa pun yang terjadi di sekitarnya.
Halle menggambarkan Ariel sebagai cewek ABG pada umumnya. Dia masih mencari jati diri dan suka melawan orang tua. Itulah yang memang terjadi pada Ariel di film ini. Tapi, Halle kurang menghidupkan sisi tengil Ariel yang selama ini dikenal di versi kartunnya. Meski dia terlihat sebagai seorang ABG yang ceria, tapi, aura seriusnya terlalu kental sehingga mengurangi kekocakan seorang Ariel.
Memerankan Ursula, orang tidak perlu meragukan penampilan Melissa McCarthy. Dia memperlihatkan Ursula yang jahat dan licik dengan penggambaran yang memang pas untuk pasar film yang menyasar anak-anak. Sementara, Sebastian yang disulihsuarakan Daveed Diggs mencuri perhatian di setiap penampilannya.

Foto: Plugged In
Secara keseluruhan, The Little Mermaid adalah usaha menghidupkan film animasi dalam bentuk live-action-nya. Selain dari visual bawah lautnya, tidak ada yang terlalu istimewa di film ini. Terlebih, sebagian besar orang yang pergi menonton film ini sudah tahu jalan ceritanya yang memang tidak berubah sama sekali.
Lihat Juga :