Ranking 12 Film DCEU Berdasarkan Pendapatan di Box Office
Jum'at, 26 Mei 2023 - 11:33 WIB
loading...
A
A
A
Fajar DCEU benar-benar dimulai pada 2016 karena dua film besar DC dirilis di tahun yang sama dengan niat mendobrak franchise itu. Suicide Squad yang dibesut David Ayer adalah film kedua yang dirilis di tahun itu. Film itu sangat diantisipasi karena itu adalah debut live action Harley Quinn, Joker baru, dan sejumlah penjahat DC lain yang belum pernah tampil di film sebelumnya.
Pendekatan yang lebihedgy ke genre superhero mempengaruhi kesuksesan finansial film itu, meski film ini dicaci maki kritikus dan penonton. Film ini secara global meraup USD745 juta. Film ini adalah satu-satunya film DCEU yang diakui Academy Awards setelah memenangkan Oscar untuk Makeup dan Tata Rambut Terbaik pada 2017.
![Ranking 12 Film DCEU Berdasarkan Pendapatan di Box Office]()
Foto: Entertainment Weekly
Wonder Woman dianggap banyak orang sebagai salah satu titik tinggi DCEU, baik secara kreatif dan finansial. Disutradarai Patty Jenks, film ini terasa sebagai blockbuster yang selalu layak diterima Wonder Woman. Baik penggemar lama and biasa senang dengan film itu.
Wonder Woman menjadi film terlaris DCEU secara domestik di Amerika Utara. Secara global, film ini meraup USD817 juta. Wonder Woman adalah satu-satunya film di seluruh DCEU yang lebih laku secara domestik ketimbang di luar negeri.
![Ranking 12 Film DCEU Berdasarkan Pendapatan di Box Office]()
Foto: The Guardian
Sementara Man of Steel adalah babak pertama DCEU, Batman v Superman: Dawn of Justice-lah yang benar-benar memperkenalkan semesta karakter lebih luas DC di dunia itu. Film yang dirilis pada 2016 itu memperkenalkan audiens dengan Batman dan Wonder Woman. Ini menandai pertama kalinya Batman dan Superman tampil barenfg di film live-action. Wajar kalau banyak yang menantikan film ini. Total, Batman v Superman meraup total USD872 miliar.
Meski tidak bisa dibantah kalau film ini sukses secara finansial, film ini bukanlah gebrakan yang dimaksudkan. Reaksi buruk dari kritikus dan audiens menurunkan penampilan teatrikal film itu. Film itu diharapkan bisa mencapai USD1 miliar, tapi malah kurang pemasukan lebih dari USD100 juta. Ini menyebabkan Warner Bros. dan DC panik. Keruntuhan seluruh DCEU pun dimulai. Yang tidak membantu adalah film itu dirilis di tahun yang sama dengan Captain America: Civil War yang punya tema cerita yang sama. Film MCU itu meraup USD1,15 miliar.
Baca Juga: 5 Kandidat Kuat Pemeran Clark Kent di Superman: Legacy
![Ranking 12 Film DCEU Berdasarkan Pendapatan di Box Office]()
Foto: IMDb
Tidak semua orang menyangka kalau film terlaris DCEU adalah Aquaman. Film yang dirilis pada 2018 itu meraup USD1,4 miliar. Angka itu tidak hanya membuat Aquaman menjadi film DCEU paling laris tapi juga film DC paling laris sejauh ini. Menjelang perilisannya, film itu digembar-gemborkan sebagai epik fantasi liar sejati di antara Lord of the Rings dan Indiana Jones. Ini dan kekuatan bintang Jason Momoa membawa banyak perhatian pada film tersebut.
Film besutan James Wan itu membawa penonton ke dunia bawah laut Atlantis yang menawan. Dirilis setelah Justice League, Aquaman memperkenalkan sosok Raja Atlantis itu lebih dalam kepada penggemarnya. Tahun ini sekuel film itu akan dirlis pada Desember mendatang. Aquaman 2 secara resmi menjadi film terakhir DCEU sebelum dirombak menjadi DCU.
Pendekatan yang lebihedgy ke genre superhero mempengaruhi kesuksesan finansial film itu, meski film ini dicaci maki kritikus dan penonton. Film ini secara global meraup USD745 juta. Film ini adalah satu-satunya film DCEU yang diakui Academy Awards setelah memenangkan Oscar untuk Makeup dan Tata Rambut Terbaik pada 2017.
3. Wonder Woman — 2017

Foto: Entertainment Weekly
Wonder Woman dianggap banyak orang sebagai salah satu titik tinggi DCEU, baik secara kreatif dan finansial. Disutradarai Patty Jenks, film ini terasa sebagai blockbuster yang selalu layak diterima Wonder Woman. Baik penggemar lama and biasa senang dengan film itu.
Wonder Woman menjadi film terlaris DCEU secara domestik di Amerika Utara. Secara global, film ini meraup USD817 juta. Wonder Woman adalah satu-satunya film di seluruh DCEU yang lebih laku secara domestik ketimbang di luar negeri.
2. Batman v Superman: Dawn of Justice — 2016

Foto: The Guardian
Sementara Man of Steel adalah babak pertama DCEU, Batman v Superman: Dawn of Justice-lah yang benar-benar memperkenalkan semesta karakter lebih luas DC di dunia itu. Film yang dirilis pada 2016 itu memperkenalkan audiens dengan Batman dan Wonder Woman. Ini menandai pertama kalinya Batman dan Superman tampil barenfg di film live-action. Wajar kalau banyak yang menantikan film ini. Total, Batman v Superman meraup total USD872 miliar.
Meski tidak bisa dibantah kalau film ini sukses secara finansial, film ini bukanlah gebrakan yang dimaksudkan. Reaksi buruk dari kritikus dan audiens menurunkan penampilan teatrikal film itu. Film itu diharapkan bisa mencapai USD1 miliar, tapi malah kurang pemasukan lebih dari USD100 juta. Ini menyebabkan Warner Bros. dan DC panik. Keruntuhan seluruh DCEU pun dimulai. Yang tidak membantu adalah film itu dirilis di tahun yang sama dengan Captain America: Civil War yang punya tema cerita yang sama. Film MCU itu meraup USD1,15 miliar.
Baca Juga: 5 Kandidat Kuat Pemeran Clark Kent di Superman: Legacy
1. Aquaman — 2018

Foto: IMDb
Tidak semua orang menyangka kalau film terlaris DCEU adalah Aquaman. Film yang dirilis pada 2018 itu meraup USD1,4 miliar. Angka itu tidak hanya membuat Aquaman menjadi film DCEU paling laris tapi juga film DC paling laris sejauh ini. Menjelang perilisannya, film itu digembar-gemborkan sebagai epik fantasi liar sejati di antara Lord of the Rings dan Indiana Jones. Ini dan kekuatan bintang Jason Momoa membawa banyak perhatian pada film tersebut.
Film besutan James Wan itu membawa penonton ke dunia bawah laut Atlantis yang menawan. Dirilis setelah Justice League, Aquaman memperkenalkan sosok Raja Atlantis itu lebih dalam kepada penggemarnya. Tahun ini sekuel film itu akan dirlis pada Desember mendatang. Aquaman 2 secara resmi menjadi film terakhir DCEU sebelum dirombak menjadi DCU.
(alv)
Lihat Juga :