Berubah Jadi Makhluk Besar, Imu Bunuh Cobra di One Piece 1085
Kamis, 01 Juni 2023 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
Tanpa diketahui Cobra, Im, pemimpin Pemerintah Dunia yang eksistensinya disembunyikan, mendengarkan semua obrolan itu dari Ruang Bunga. Begitu Cobra menanyakan tentang D, Im tiba-tiba masuk Ruang Phantom. Cobra kaget saat melihat Imu datang dan duduk di Takhta Kosong dan menggumamkan kata Lily.
![Berubah Jadi Makhluk Besar, Imu Bunuh Cobra di One Piece 1085]()
Foto: Ex Manga
One Piece 1.085 menunjukkan Imu mulai bicara pada Cobra. Dia mengklaim punya dua hal untuk dikatakan dan satu pertanyaan. Ketika Cobra mengatatkan sesuatu terkait 20 raja pertama yang mendirikan Aliansi Kuno, Imu segera membungkamnya.
Imu mengatakan, orang-orang dengan inisial D adalah musuh “mereka” di masa lalu. Ini sepertinya merujuk Aliansi Kuno dan pemilik inisial D saat ini tidak tahu apa arti nama mereka. Imu menambahkan, setiap usaha untuk tahu topik yang dilarang Pemerintah Dunia itu adalah salah Lily.
Para cendekiawan Ohara yang berusaha mencari kebenaran Abad Kosong dan perompak yang mencari Poneglyph tidak akan pernah terjadi kalau bukan karena mantan Ratu Alabasta itu. Menurut Imu, Lily secara sengaja menyebarkan Poneglyph ke seluruh dunia. Gorosei lantas menarik senjaa mereka, memicu Cobra paham kalau dia tidak akan pernah keluar dari Ruang Phantom itu hidup-hidup. Intuisinya segera terkonfirmasi karena salah satu Gorosei itu menyatakan kalau nasib Cobra sudah diputuskan begitu dia melihat Imu.
![Berubah Jadi Makhluk Besar, Imu Bunuh Cobra di One Piece 1085]()
Foto: Ex Manga
Dalam momen yang mengejutkan, Cobra mengungkapkan kalau nama asli Lily adalah Nefertari D Lily. Beberapa saat kemudian, panah bayangan hitam muncul dan menusuknya. Sabo, yang bersembunyi di ruangan itu, melompat dan berusaha menyerang Imu dengan kekuatan Mera Mera no Mi.
Tapi, Imu kemudian berubah menjadi makhluk besar dan dengan mudah membalas serangan Sabo, dengan menelan api seolah itu bukan apa-apa. Sementara, Gorosei juga berubah menjadi makhluk besar dan mengelilingi Sabo serta Cobra. Sayang, perubahan penampilan Imu dan Gorosei di chapter itu disamarkan karena hanya terlihat seperti siluet.
Keong Transponder Visual mengambil foto Sabo yang berdiri di sebelah tubuh Cobra yang berlumuran darah. Sepertinya, Gorosei menggunakan foto ini untuk memfitnah Sabo atas kematian Cobra. Di saat orang nomor dua di Pasukan Revolusioner itu berusaha menarik raja Alabasta itu dan kabur, Cobra meminta Sabo agar memberitahu Vivi dan Luffy kalau “mereka” semua adalah D juga.
![Berubah Jadi Makhluk Besar, Imu Bunuh Cobra di One Piece 1085]()
Foto: SportsKeeda

Foto: Ex Manga
One Piece 1.085 menunjukkan Imu mulai bicara pada Cobra. Dia mengklaim punya dua hal untuk dikatakan dan satu pertanyaan. Ketika Cobra mengatatkan sesuatu terkait 20 raja pertama yang mendirikan Aliansi Kuno, Imu segera membungkamnya.
Imu mengatakan, orang-orang dengan inisial D adalah musuh “mereka” di masa lalu. Ini sepertinya merujuk Aliansi Kuno dan pemilik inisial D saat ini tidak tahu apa arti nama mereka. Imu menambahkan, setiap usaha untuk tahu topik yang dilarang Pemerintah Dunia itu adalah salah Lily.
Para cendekiawan Ohara yang berusaha mencari kebenaran Abad Kosong dan perompak yang mencari Poneglyph tidak akan pernah terjadi kalau bukan karena mantan Ratu Alabasta itu. Menurut Imu, Lily secara sengaja menyebarkan Poneglyph ke seluruh dunia. Gorosei lantas menarik senjaa mereka, memicu Cobra paham kalau dia tidak akan pernah keluar dari Ruang Phantom itu hidup-hidup. Intuisinya segera terkonfirmasi karena salah satu Gorosei itu menyatakan kalau nasib Cobra sudah diputuskan begitu dia melihat Imu.

Foto: Ex Manga
Dalam momen yang mengejutkan, Cobra mengungkapkan kalau nama asli Lily adalah Nefertari D Lily. Beberapa saat kemudian, panah bayangan hitam muncul dan menusuknya. Sabo, yang bersembunyi di ruangan itu, melompat dan berusaha menyerang Imu dengan kekuatan Mera Mera no Mi.
Tapi, Imu kemudian berubah menjadi makhluk besar dan dengan mudah membalas serangan Sabo, dengan menelan api seolah itu bukan apa-apa. Sementara, Gorosei juga berubah menjadi makhluk besar dan mengelilingi Sabo serta Cobra. Sayang, perubahan penampilan Imu dan Gorosei di chapter itu disamarkan karena hanya terlihat seperti siluet.
Keong Transponder Visual mengambil foto Sabo yang berdiri di sebelah tubuh Cobra yang berlumuran darah. Sepertinya, Gorosei menggunakan foto ini untuk memfitnah Sabo atas kematian Cobra. Di saat orang nomor dua di Pasukan Revolusioner itu berusaha menarik raja Alabasta itu dan kabur, Cobra meminta Sabo agar memberitahu Vivi dan Luffy kalau “mereka” semua adalah D juga.

Foto: SportsKeeda
Lihat Juga :