5 Kontrak Menjerat yang Dilakukan SM Entertainment pada Para Artisnya
Senin, 05 Juni 2023 - 13:58 WIB
loading...
CBX EXO menuntut SM Entertainment atas ketidakadilan kontrak yang mereka alami. Foto/SM Entertainment
A
A
A
SEOUL - Kuasa hukum Chen, Baekhyun, dan Xiumin EXO membeberkan beberapa poin kontrak SM Entertainment yang diklaim 'mencekik' ketiga kliennya.
Mengutip dari artikel Xsportnews yang dirilis pada 5 Juni 2023, pengacara Lee Jae-hak dari firma hukum LIN memberikan pernyataan pers terkait kasus hukum Chen, Baekhyun, dan Xiumin (CBX) EXO. Dalam pernyataannya, mereka mengklaim SM Entertainment telah mengabaikan aturan yang ditetapkan oleh Fair Trade Commission (FTC) dalam kontrak dengan CBX.
Lee Jae-hak mengatakan bahwa meskipun FTC telah memerintahkan SM Entertainment untuk merevisi aturan kontrak dengan para artis mereka, tapi praktik yang tidak adil masih dilakukan. Diketahui, perintah kepada SM Entertainment telah diberikan sebanyak dua kali, yaitu pada Oktober 2007 dan Januari 2011.
Baca Juga: 5 Grup K-Pop dengan Jumlah Penonton Konser dan Pendapatan Terbesar pada 2022-2023
Berikut ini lima poin kontrak SM Entertainment yang sebelumnya sudah dianggap tidak layak oleh FTC, seperti diungkap oleh kuasa hukum CBX EXO.
1. Perhitungan Masa Kontrak yang Ambigu
Perhitungan kontrak eksklusif dimulai saat artis melakukan debutnya, bukan saat penandatanganan kontrak seperti yang biasa terjadi di agensi K-pop lainnya. Selain itu, SM Entertainment juga menggunakan kalimat yang ambigu tentang awal dan akhir masa kontrak.
Mengutip dari artikel Xsportnews yang dirilis pada 5 Juni 2023, pengacara Lee Jae-hak dari firma hukum LIN memberikan pernyataan pers terkait kasus hukum Chen, Baekhyun, dan Xiumin (CBX) EXO. Dalam pernyataannya, mereka mengklaim SM Entertainment telah mengabaikan aturan yang ditetapkan oleh Fair Trade Commission (FTC) dalam kontrak dengan CBX.
Lee Jae-hak mengatakan bahwa meskipun FTC telah memerintahkan SM Entertainment untuk merevisi aturan kontrak dengan para artis mereka, tapi praktik yang tidak adil masih dilakukan. Diketahui, perintah kepada SM Entertainment telah diberikan sebanyak dua kali, yaitu pada Oktober 2007 dan Januari 2011.
Baca Juga: 5 Grup K-Pop dengan Jumlah Penonton Konser dan Pendapatan Terbesar pada 2022-2023
Berikut ini lima poin kontrak SM Entertainment yang sebelumnya sudah dianggap tidak layak oleh FTC, seperti diungkap oleh kuasa hukum CBX EXO.
1. Perhitungan Masa Kontrak yang Ambigu
Perhitungan kontrak eksklusif dimulai saat artis melakukan debutnya, bukan saat penandatanganan kontrak seperti yang biasa terjadi di agensi K-pop lainnya. Selain itu, SM Entertainment juga menggunakan kalimat yang ambigu tentang awal dan akhir masa kontrak.
Lihat Juga :