SOROT: Stop Bikin Film Horor Sampah!

Sabtu, 10 Juni 2023 - 08:41 WIB
loading...
A A A
Padahal sesungguhnya genre tak pernah salah, yang patut disalahkan adalah pembuat filmnya yang tak bertanggung jawab untuk membuat film berkualitas baik. Padahal tahun ini sudah ada dua film horor berkualitas baik yang bahkan menjadi film terlaris nomor 1 dan 2 masing-masing Sewu Dino dari sutradara Kimo Stamboel dan Waktu Maghrib dari sutradara Sidharta Tata. Artinya masyarakat sesungguhnya mengapresiasi film berkualitas baik yang menjadikan kedua film tersebut beroleh jutaan penonton.

SOROT: Stop Bikin Film Horor Sampah!

Iblis dalam Darah. Foto:Helroad Films

Yang selalu menjadi masalah di tengah tren adalah bermunculannya pedagang film berkedok produser film. Mereka yang sekadar menunggangi tren semata untuk kepentingan komersial, memproduksi film berkualitas buruk tanpa memikirkan keberlangsungan dan kepercayaan masyarakat terhadap film lokal.

Mereka yang memproduksi film berbiaya murah hanya untuk mengeruk puluhan hingga ratusan ribu penonton agar bisa balik modal. Akhirnya seperti lingkaran setan, produksi film horor sampah pun seakan tak berhenti karena ternyata masih ada saja penonton yang menyaksikannya di bioskop.

Tahun lalu film Indonesia sudah berhasil menjadi tuan rumah di bioskop dalam negeri dengan pencapaian 54 juta lembar tiket atau setara dengan total 61% dari keseluruhan tiket yang terjual. Dengan pencapaian sedemikian semestinya pembuat film melihat tanggung jawab besar untuk terus menyajikan karya-karya bermutu yang memang layak tayang di bioskop.

Baca Juga: Sinopsis Bloodhounds, Pemain dan Deskripsi Karakternya, Drakor tentang Terjerat Rentenir

Jika kita memang pembuat film yang peduli dengan keberlangsungan film Indonesia di bioskop dalam jangka panjang, sudah saatnya untuk menyajikan karya-karya bermutu yang bisa dipertanggungjawabkan secara artistik. Dua film Indonesia terlaris tahun ini sudah membuktikan bahwa film horor bermutu justru bisa ditonton jutaan orang, tak sekadar dinikmati puluhan hingga ratusan ribu penonton saja.

Jika kita memang penonton film yang peduli dengan keberlangsungan film Indonesia di bioskop dalam jangka panjang, sudah saatnya untuk berhenti menonton film horor sampah. Waktu, energi, dan uang kita lebih layak untuk film Indonesia berkualitas baik.

Ichwan Persada
Sutradara/produser/penulis skenario, pernah menjadi dosen di Universitas Padjajaran dan SAE Institute, bisa dikontak via Instagram @ichwanpersada
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Berita Terkini
Jarwo Kwat Kenang Temon:...
Jarwo Kwat Kenang Temon: Pelawak yang Tak Pernah Marah dan Selalu Menghibur
Datang Melayat, Bedu...
Datang Melayat, Bedu Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Temon
Festival Dessert Terbesar...
Festival Dessert Terbesar Siap Maniskan Jakarta selama Tiga Pekan
Kronologi Temon Meninggal...
Kronologi Temon Meninggal Dunia, Anak Ungkap Riwayat Penyakit hingga Pesan Terakhir Sang Ayah
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat dan Rekan Artis
Viral! Lagu MBG Mas...
Viral! Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' Muncul di Film Cek Khodam, Ternyata Ini Ceritanya
Infografis
10 Film dan Acara TV...
10 Film dan Acara TV yang Meramalkan Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved